Pemkab Mempawah Adakan Pasar Murah di Rumah Ibadah Lim Pak Kung

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 1002

Pemkab Mempawah Adakan Pasar Murah di Rumah Ibadah Lim Pak Kung
PAKET SEMBAKO – Seorang warga membeli paket sembako pada pasar murah yang digelar Pemkab Mempawah di rumah ibadah Lim Pak Kung di Jalan Raya Jungkat, Kecamatan Siantan, Senin (25/1). Pasar murah itu dibuka untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Tiongh

MEMPAWAH, SP – Masyarakat menyerbu pasar murah di halaman rumah ibadah Lim Pak Kung di Jalan Raya Jungkat, Kecamatan Siantan, Senin (25/1). Sebanyak 350 paket sembako disediakan dalam pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah itu.

Ketua Pelaksana Pasar Murah, Torbiansyah mengatakan, pasar murah digelar untuk membantu warga Tionghoa yang akan menyambut tahun baru Imlek 2567 pada 8 Februari mendatang.

Sejumlah 350 paket bahan makanan pokok disiapkan tim dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben) Kabupaten Mempawah.

"Jadi, barang-barang yang telah disiapkan oleh pemerintah semuanya ludes dibeli masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Imlek nanti," kata Torbiansyah.

Dijual Rp 82 Ribu
Torbiansyah mengatakan, 350 paket bahan makanan pokok itu dijual murah kepada warga karena telah disubsidi oleh pemerintah daerah. Paket itu berisi tujuh jenis bahan makanan yang jika di pasaran dijual seharga Rp 133 ribu, namun hanya dijual seharga Rp 82 ribu.
“Harga dalam pasar murah ini kita subsidi 40 persen atau senilai Rp 51 ribu,” ujar Torbiansyah.
Torbiansyah mengungkapkan,  paket yang dibagikan tersebut terdiri atas 2 kg beras, 2 kg gula, 1 liter minyak goreng, 2 bungkus mentega, 2 kaleng susu,  1 kg tepung dan 1 kg kacang tanah.

"Semua produk itu untuk membantu masyarakat Tionghoa dalam menghadapi perayaan Imlek mendatang," jelas Torbiansyah.

Torbiansyah mengungkapkan bahwa kegiatan pasar murah akan berlanjut di lima kecamatan berikutnya yakni Segedong, Sungai Pinyuh, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, dan Sungai Kunyit.

Untuk jumlah distribusi di tiap kecamatan bervariasi, bergantung pada kondisi kecamatan bersangkutan.
“Untuk program pasar murah ini kami siapkan sekitar 2.600 paket sembako. Dalam distribusinya dilakukan secara proporsional sesuai kondisi kecamatan masing-masing,” terang Torbiansyah.

Secara terpisah, Bupati Mempawah, Ria Norsan mengatakan bahwa pasar murah merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Mempawah, khususnya setiap menjelang hari-hari besar keagamaan.
"Diharapkan bantuan yang diberikan pemerintah daerah dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga Tionghoa dalam menyambut dan merayakan tahun baru Imlek," kata Norsan.

Terbantu
Satu di antara warga yang tampak membeli paket sembako di pasar murah itu yakni Yana (45). Yana mengaku kehadiran pasar murah sangat membantu penghematan pengeluaran pada kebutuhan pokok sehari-harinya.
"Saya sangat terbantu. Karena bisa membeli kebutuhan dengan harga yang lebih murah dari pada harga barang yang ada di toko-toko," aku Yana.

Ibu dua anak ini mengakui bahwa harga barang terus mengalami kenaikan menjelang Imlek ataupun hari-hari besar keagamaan lainya. Namun, pasar murah telah meringankan beban ekonominya. "Semoga saja kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh pemerintah daerah," kata Yana. (ben/bah)