Ratusan Nasabah SOT 'Serbu' Mapolres Mempawah

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 684

Ratusan Nasabah SOT 'Serbu' Mapolres Mempawah
Ratusan nasabah SOT mendatangi Polres Mempawah untuk menagih janji pembayaran uang yang sudah diinvestasikan ke SOT, Jumat (22/7). Suarapemred/rubenpermana
MEMPAWAH, SP – Ratusan nasabah Save Our Trade (SOT) mendatangi Polres Mempawah untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran yang dijanjikan Wakil Kepala (Waka) Polres Mempawah, Kompol Engkus Kusnadi, Jumat (22/7).

  
Satu di antara nasabah, Ila mendatangi polres untuk menagih janji pembayaran uang yang telah diinvestasikan ke SOT. "Sebelumnya Waka Polres Mempawah (Kompol Engkus Kusnadi) mengatakan kepada nasabah yang belum mendapatkan pembayaran 20 persen pada tanggal 2 Juli lalu, maka 30 persennya akan dibayar pada hari ini, tanggal 22 Juli," jelas Ila.

Ila mengaku telah menginvestasikan uangnya ke SOT sebesar Rp 10 juta. Dia berharap uangnya bisa kembali. "Seharusnya Presiden SOT, Mahud bisa hadir di sini. Tapi batang hidungnya tidak kelihatan,” kata Ila.

Sementara Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono melalui Kabag OPS Polres Mempawah, Kompol Andi Oddang mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti kasus itu dengan meminta asistensi ke direktorat kepolisian agar lebih terarah.

Dikatakan, langkah awal yang akan dilakukan yakni membentuk tim investigasi hasil asistensi dan melakukan timeline (tarik mundur kasus). "Kami akan telusuri asetnya, leadernya, namun kami tak menjanjikan akan mengembalikan uang nasabah 100 persen. Kami akan menyita aset-aset yang terlibat," jelas Andi.

Terkait Mahud, pihaknya hanya mengamankannya yang statusnya belum tentu bersalah dan belum inkrah.

"Jadi, saudara M (Mahud) kemarin sempat terancam, maka kami lakukan pengamanan. Kami tak bisa menahannya karena belum ada status hukum dan belum ada putusan dari hakim. Jika kami lakukan penahanan bisa-bisa kami kena HAM. Namun, jika ada laporan, bisa saja ada upaya hukum terhadap M," kata Andi.

Sementara Kasat Binmas Polres Mempawah, Kompol Iptu Prambudi mengatakan, pernyataan yang disampaikan Kompol Engkus pada 2 Juli itu adalah perkataan dari Presiden SOT, Mahud yang berjanji akan mengembalikan sisa uang nasabah pada 22 Juli.

Dikatakan, sudah didapat kesepakatan untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap kasus ini. “Ibu-ibu dan bapak-bapak tenang. Jangan anggap tanggapan negatif bahwa Polres Mempawah melindungai seseorang. Itu hanya tugas pokok kepolisian untuk menciptakan keadaaan tetap kondusif," jelas Prambudi.

Dikatakan, tak ada seorangpun yang dapat menjamin uang nasabah akan dikembalikan. "Jadi tinggal menunggu putusan hakim saja dan aset-aset M (Mahud) akan disita," pungkas Prambudi. (ben/bah/sut)