Langganan SP 2

Produksi Beras Mempawah Surplus 4.060 Ton

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 485

Produksi Beras Mempawah Surplus 4.060 Ton
Bajak sawah (kalbar.litbang.pertanian.go.id)
MEMPAWAH, SP - Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana mengapresiasi Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat yang mendukung penuh program upaya khusus (upsus) peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, khususnya di Kabupaten Mempawah.

 
Bahkan, benih sumber padi yang diproduksi BPTP dengan penangkar benih padi di Kecamatan Toho dan Anjongan mampu memenuhi keperluan benih sumber padi di Kalimantan Barat.

“Sudah banyak petani dari kabupaten lain yang datang secara swadaya langsung ke para penangkar kita di Kabupaten Mempawah.

Hal ini merupakan salah satu indikator bahwa agribisnis perbenihan padi di Kabupaten Mempawah telah berjalan dengan baik,” tutur Ramlana saat menghadiri temu lapang panen demfarm upsus padi di Desa Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Selasa (16/8).

Suksesnya penangkaran benih padi, menurut Ramlana, seharusnya membuat para penangkar semakin proaktif bekerja sama dengan petugas pengawas benih tanaman untuk mempromosikannya kepada balai benih dan para penangkar di seluruh Kalimantan Barat.

Ia mengungkapkan angka produktivitas padi di Kabupaten Mempawah menempati urutan teratas di Kalimantan Barat. “Dibandingkan tahun 2014, produksi padi Kabupaten Mempawah meningkat 3,43 persen. Produksi tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan 298.549 jiwa penduduk Kabupaten Mempawah. Bahkan, menurut perhitungan masih surplus 4.060 ton beras,” paparnya.

Ramlana menyebut hal itu tidak terlepas dari peran para petani yang tetap bersemangat di tengah sejumlah persoalan yang ada. Ramlana mengingatkan para petani untuk tidak cepat berpuas diri.

Angka tersebut wajib untuk terus ditingkatkan. Kepada para penangkar, petani, dan pemangku kepentingan terkait, dia meminta untuk menyebarluaskan benih padi hasil penangkaran kepada balai benih dan para penangkar di seluruh Kalimantan Barat            

Kepala BPTP Kalbar, Djiyanto mengungkapkan, pihaknya telah lama bekerja sama dengan sejumlah pemerintah kabupaten di Kalimantan Barat.

Namun, ia menyebut Kabupaten Mempawah adalah daerah yang terlama menjalani kerja sama dengan BPTP.
“Karena Kabupaten Mempawah adalah memang gudangnya untuk perbenihan. Jadi Mempawah ini memang untuk supporting perbenihan di seluruh Kalimantan Barat,” jelasnya. (ben/bah)