11 Warga Dikembalikan ke Dinsosnakertrans Mempawah

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 627

11 Warga Dikembalikan ke Dinsosnakertrans Mempawah
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP - Sebanyak sebelas warga Kabupaten Mempawah yang mengalami gangguan jiwa dan terlantar, dikembalikan pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Singkawang ke Rumah Singgah Griya milik Dinas Sosnakertrans setempat.

"Jadi, berdasarkan aturan pertanggungannya dari pihak BPJS, pasien yang sudah dirawat di rumah sakit jiwa (Singkawang) dengan batas masa perawatan 160 hari, harus dikembalikan," kata Urai Ahmad, Kasi Umum dan Gigi RSJ, Provinsi Kalimantan Barat, di Singkawang.

Menurutnya, pengembalian ke rumah singgah disebabkan belum ada pihak keluarga yang menerimanya. "Ini sudah menjadi masalah sosial," ujarnya. 

Urai Ahmad menuturkan pengembalian pasien yang mengalami gangguan jiwa dan terlantar, tak hanya di kabupaten Mempawah tetapi terjadi pada wilayah lainnya. 

"Karena, rumah sakit jiwa Singkawang ini, bukan untuk tempat penitipan dan tempat pembuangan, tetapi hanya sebagai tempat pengobatan," tegasnya.  

Urai mengungkapkan daya tampung pasien gangguan jiwa dan terlantar di RSJ Singkawang sudah melebihi daya tampung. Saat ini,  sudah ada sekitar 673 pasien sedangkan RSJ tersebut hanya bisa menampung sekitar 450 pasien.

"Setiap kabupaten kota di Kalbar diharapkan  memiliki rumah singgah atau  rehabilitasi sosial, karena secara hati nurani,  kami tak tega untuk memulangkan mereka," harapnya. (ben)