Rizal: Jumlah Calon Kades Dibatasi

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 1068

Rizal: Jumlah Calon Kades Dibatasi
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP – Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Desa, Kabupaten Mempawah, Rizal Multadi mengatakan akan menyeleksi Bakal Calon (Balon) kepala desa saat pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak mendatang.  

"Batas maksimal calon lima orang. Jika lebih,  akan dilakukan seleksi oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan berkoordinasi dengan PPKD di Kecamatan," kata Rizal, Kamis (23/2).
 

Menurut Rizal, saat ini tercatat sebanyak 101 Balon yang akan mengikuti Pilkades serentak di 20 desa di Kecamatan Mempawah. Beberapa desa diantaranya memiliki Balon lebih dari lima orang.  

"Seperti di Desa Pasir ada tujuh orang Balon, sedangkan di Desa Pak Laheng ada 10 Balon. Namun di beberapa desa juga ada yang diikuti oleh dua orang Balon,” jelas Rizal.
 

Rizal menuturkan seleksi Balon yang nantinya akan dilakukan oleh PPKD tingkat desa dan kecamatan, meliputi beberapa kriteria, seperti usia, pendidikan, tes tertulis, maupun kelengkapan administrasi.
  “Dari hasil seleksi ini lah baru ditentukan siapa yang nantinya menjadi Balon dalam Pilkades nanti,” tuturnya.  

Terpisah, Sekretaris PPKD Desa Pasir, Mega Winarti membenarkan bahwa di desanya terdapat tujuh orang Balon yang akan mengikuti Pilkades
  Umumnya pendidikan terakhir mereka tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA).  

“Ada satu Balon,  tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” kata Mega.  

Mega menjelaskan, dari seleksi yang dilakukan, nantinya dua Balon akan digugurkan sehingga akan dihasilkan jumlah maksimal lima orang Balon yang akan maju bertarung dalam Pilkades.
 

Proses tes seleksi, dilanjutkan Mega akan dilakukan oleh Tim PPKD tingkat desa diperkirakan pada Maret mendatang sebelum pelaksanaan Pilkades yang akan digelar pada 13 Mei 2017 mendatang.
  "Proses Pilkades nantinya akan dilakukan di dua TPS dengan menggunakan metode e-voting," pungkasnya. (ben/jee)

Baca Juga:
Soal Genangan Air, Edi Kamtono: 34 Rumah di Parit Tokaya Direlokasi 
Ini Bekal untuk Wali Kota Pontianak Periode Mendatang
Pemilik Lahan Tuntut Uang Kompensasi dari PT WHW Ketapang