Dua Beradik Lansia di Mempawah Butuh Bantuan Pemerintah

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 5582

Dua Beradik Lansia di Mempawah Butuh Bantuan Pemerintah
DUA WANITA- Ambiyah (65) sang kakak sedang merangkul Khatimah (63). Keduanya tinggal di rumah kayu sederhana di Jalan Panca Usaha, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. (SP/ Ruben)
MEMPAWAH, SP – Kondisi hidup memprihatinkan dialami dua wanita kakak beradik, Ambiyah (65) dan Khatimah (63) yang tinggal di Jalan Panca Usaha, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.   Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, kedua bersaudara yang belum menikah hingga saat ini mengandalkan bantuan warga sekitar.  

"Selain bantuan dari warga, kebutuhan makan mereka juga dibantu oleh salah seorang keluarga yang berada tidak jauh dari tempat mereka tinggal," kata Ambiyah kepada Suara Pemred di kediamannya.  

Ambiyah menuturkan  dirinya  hanya merawat sang adik, Khatimah yang mengalami kelumpuhan akibat menderita stroke dan penyakit kencing manis.
  “Untuk makan saya dibantu keluarga. Sedangkan saya sehari-hari merawat adik saya yang sakit seperti mandi dan menyiapkan makanan,” katanya.    

Menurut dia, beberapa warga juga ada yang memberikan bantuan perlengkapan memasak dan beras untuk mereka menyambung hidup.   "Ada juga orang datang bantu kompor, lemari, dan beras,” ujarnya lirih.  

Sementara itu, Sumarni keponakan dari Ambiyah dan Khatimah membenarkan bahwa selama ini kehidupan kedua bersaudara tersebut hanya mengandalkan bantuan dari dirinya, warga sekitar dan warga lainnya yang dikumpulkan dari bantuan sosial melalui media sosial Facebook.
 

"Kehidupan mereka memang hanya dibantu masyarakat. Bantuan dari pemerintah tidak ada,” kata Sumarni.  

Menurut Sumarni, dulunya Ambiyah dan Khatimah pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), namun kini bantuan tersebut tidak pernah lagi diterima.   Begitu juga bantuan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari awal program tersebut berulir, namun bantuan tersebut tidak pernah mereka dapatkan.  

"Jika memang ada bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu, alangkah baiknya diberikan kepada yang membutuhkan," harap Sumarni. (ben/jee)

Baca Juga: