Mempawah Miliki Tujuh Puskesmas Baru

Mempawah

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 409

Mempawah Miliki Tujuh Puskesmas Baru
Tandatangan - Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana menandatangani peresmian tujuh gedung puskesmas baru di puskesmas rawat inap Sungai Pinyuh, Jumat (26/5). (suara pemred/ruben permana)
MEMPAWAH, SP – Pemkab Mempawah meresmikan tujuh gedung puskesmas rawat inap dan rawat jalan. Acara peresmian dilakukan Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana yang dipusatkan di puskesmas rawat inap Sungai Pinyuh, Jumat (26/5).

Tujuh gedung puskesmas rawat inap dan rawat jalan yang diresmikan diantaranya puskesmas rawat inap Sungai Pinyuh, puskesmas rawat inap Jungkat, puskesmas rawat jalan Mempawah, puskesmas rawat jalan Antibar, puskesmas rawat jalan Sungai Purun, puskesmas rawat jalan Toho, dan puskesmas rawat jalan Sadaniang.

"Puskesmas yang diresmikan terdiri dua puskesmas rawat inap, dan lima puskesmas rawat jalan," ujar Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana usai acara peresmian. Ramlan mengatakan, hadirnya tujuh gedung puskesmas tentunya semakin melengkapi kapasitas layanan publik kesehatan.

Masyarakat akan dimudahan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan fasilitas berkualitas dan memuaskan.

"Kita terus berupaya membangun berbagai fasilitas kesehatan di Mempawah, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dasar seperti meningkatkan status puskesmas dari rawat jalan menjadi rawat inap," jelas Ramlana. Dalam pembangunan, Pemkab Mempawah tidak hanya fokus pada fisik.

Namun secara bertahap juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan, baik tenaga medis keperawatan dan non keperawatan serta jenjang spesialis.

“Kita berharap penyedia layanan kesehatan baik swasta maupun pemerintah bersinergi membantu meningkatkan kapasitas pembangunan bidang kesehatan,” harap dia.  

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah, Jajat Hidajat mengatakan, dana pembangunan tujuh gedung puskesmas berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016.

Dalam pembangunan tersebut, Jajat menjelaskan empat puskesmas dibangun di lokasi lahan lama, sedangkan tiga puskesmas sisanya dibangun di lokasi yang baru.

"Tiga puskesmas yang dibangun di lahan baru adalah puskesmas Antibar, puskesmas Toho, dan puskesmas Sungai Purun," ungkapnya. Tiga lokasi baru yang dipilih menurut Jajat berdasarkan pertimbangan lokasi strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

"Di puskesmas yang kita bangun juga kita dirikan fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD). Dengan demikian berarti 14 puskesmas di Mempawah sekarang sudah memiliki UGD," kata dia.

Kemudian Jajat bahwa untuk mendukung sarana dan prasara puskesmas ditahun anggaran 2018 direncanakan akan dibangun rumah medis dan paramedis di kompleks puskesmas rawat inap Jungkat dan dibeberapa puskesmas juga akan dibangun unit pengolahan air limbah (IPAL) dan unit incenator (pemusnahan limbah medis padat).

Ia berharap dengan semakin meningkatkanya sarana dan prasarana kesehatan di semua ruangan pelayanan kesehatan dan dukungan semua pihak standar pelayanan kesehatan di puskesmas dapat dipenuhi menuju akreditasi seluruh puskesmas di Kabupaten Mempawah. (ben/jee)