Langganan SP 2

107 Warga Binaan Terima Remisi

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 127

107 Warga Binaan Terima Remisi
Remisi – Bupati Mempawah, Ria Norsan saat memberikan surat remisi kepada perwakilan warga binaan di Rutan Kelas II B Mempawah. Sebanyak 107 warga binaan mendapatkan remisi pada HUT RI ke-72, delapan diantaranya dinyatakan bebas. SP/Ruben
MEMPAWAH, SP – Sebanyak 107 orang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan)  
Kelas II B Mempawah mendapat pengurangan masa tahanan atau remisi pada hari ulang tahun Indonesia ke-72, Kamis (17/8).

Kepala Rutan Kelas II B Mempawah, Hidayat mengatakan, dari 107 warga binaan yang mendapatkan remisi, delapan orang dinyatakan bebas.

"Mereka yang mendapatkan remisi sudah memenuhi persyaratan, salah satunya berprilaku baik saat menjalani masa tahanan,” kata Hidayat.

Hidayat juga mengatakan, warga binaan yang mendapat remisi juga telah menjalankan masa hukuman minimal satu hingga enam bulan. 

"Tahun ini remisi yang didapat warga binaan selama satu sampai empat bulan. Wargab binaan yang mendapat remisi telah berperilaku baik, dan telah menjalani masa hukuman enam bulan,” jelasnya.

Sementara Bupati Mempawah, Ria Norsan yang hadir dalam saat pemberian remisi mengatakan, pemotongan masa tahanan bukan sesuatu yang didapat dengan mudah, dan juga bukan kelonggaran agar warga binaan segera bebas.

Pemberian remisi, ia katakan adalah bentuk tanggung jawab untuk terus memenuhi kewajiban ikut dalam pelaksanaan program pembinaan.

"Pemberi remisi dimaksudkan untuk mengurangi dampak negatif dari sub kultur tempat pelaksanaan pidana, serta menjadi stimulus menghadapi deprivasi dan efek destruktif dari pidana perampasan kemerdekaan," katannya.

Menurut Norsan, pemberian remisi juga akan terus diberikan pemerintah, hal tersebut dikarenakan masih adanya pandangan masyarakat mengenai pemidanaan dalam lembaga permasyarakatan (Lapas), dan belum komitmennya jajaran Lapas melakukan pembenahan terhadap berbagai masalah, seperti masih adanya peredaran narkoba yang dilakukan dari Lapas maupun Rutan.

Selain itu, dia juga berharap, warga binaan yang mendapatkan remisi terutama yang bebas, semoga tak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

"Setelah keluar dari sini, jadilah warga yang baik, jadilah insan yang taat dengan hukum. Sementara mereka yang masih di dalam rutan teruslah berkarya," pinta Norsan. (ben/jee)