Langganan SP 2

BNN Imbau Korban Narkoba Jalani Rehabilitasi

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 181

BNN Imbau Korban Narkoba Jalani Rehabilitasi
PERIKSA – Petugas kesehatan memeriksa kesehatan pengguna narkoba yang akan menjalani rehabilitasi pemulihan narkoba. Di Mempawah, BNN Mempawah terus mengimbau pecandu narkoba untuk mengikuti program rehabilitasi. Net

Tidak Dikenakan Biaya dan Bebas Sanksi Hukum

Kepala BNN Mempawah, AKBP Abdul Haris Daulay
Pecandu yang ingin menjalani rehabilitasi narkoba tidak perlu ragu dan takut, karena tidak akan diproses hukum

MEMPAWAH, SP – Badan Narkotika Nasional (BNN) Mempawah mengimbau pengguna narkoba menjalani rehabilitasi penyembuhan di BNN Mempawah.

Kepala BNN Mempawah, AKBP Abdul Haris Daulay menyakinkan, selama menjalani rehabilitasi, para korban narkoba tidak akan dikenakan biaya dan bebas dari sanksi hukum.

”Pecandu yang ingin menjalani rehabilitasi narkoba tidak perlu ragu dan takut, karena tidak akan diproses hukum,” katanya, Senin (28/8).

Berdasarkan data BNN hingga medio 2017, pihaknya telah menerima enam orang pecandu narkoba yang meminta untuk direhabilitasi. 

”Mereka yang datang dengan kesadaran sendiri, identitas mereka juga kami rahasiakan," ungkapnya.

Daulay menegaskan, pihaknya tidak bisa memberikan fasilitas rehabilitasi terhadap korban narkoba sudah ditangani pihak kepolisian.

“Jika mereka tertangkap tangan mengkonsumsi atau terjaring petugas tentunya harus diproses hukum,” katanya.

Selain di BNN Mempawah, dikatakan Daulay, rehabilitasi narkoba juga terdapat di RSUD Dr Rubini Mempawah dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) Yayasan Titik Balik Mempawah.

“Kedua layanan rehabilitasi itu melayani perawatan bagi pecandu narkoba dengan rawat jalan,” jelasnya.

Sementara terpisah, Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Imam Widhiyatmoko mengungkapkan hingga Agustus 2017 jumlah penyalahgunaan narkotika yang ditangani Polres Mempawah sebanyak 26 kasus.
 
"Penangan kasus sudah dilakukan oleh Satuan narkoba Polres Mempawah,” katanya.

Kawasan rawan peredaran narkoba di kabupaten Mempawah dikatakan Imam terdapat di Kecamatan Sungai Pinyuh dan Anjongan.

"Namun bukan berarti daerah lain di Mempawah tidak ada peredaran narkoba,” ujarnya.

Kepada masyarakat, ia mengimbau untuk memberikan informasi e pohak kepolisian jika menemukan peredaran narkoba di kawasannya.

"Tentunya kita akan segera tindak lanjuti jika ada laporan dari masyarakat,” yakinnya. (ben/jee)