2018, Pengguna Kartu Seluler Wajib Terdaftar di Disdukcapil

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 143

2018, Pengguna Kartu Seluler Wajib Terdaftar di Disdukcapil
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP -  Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Mempawah, Iqbal Suparta menilai, wacana pengguna kartu seluler wajib terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat dapat meminimalisir tindakan kriminal. 

Saat ini, setiap orang dapat dengan mudah menganti nomor teleponnya. Dan dengan nomor telepon baru itu tentunya dapat digunakan apa saja, termasuk tindak kejahatan. Namun jika kemudian harus diverifikasi dinas tentu hal itu akan dapat dicegah.

Sebelumnya Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia atau BRTI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah menggodok aturan baru. Dalam aturan ini, nanti saat mendaftarkan kartu baru, maka verifikasi dan validasinya langsung ke Disdukcapil.

Kartu perdana hanya akan aktif setelah diverifikasi dan divalidasi oleh Disdukcapil. Aturan ini tertuang dalam Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 tahun 2017. “Kita sangat mendukung wacana ini,” kata Iqbal, Rabu (4/10).

Terkait itu, pihaknya telah mendapat arahan dari pemerintah pusat secara resmi. Dan selanjutnya akan dilakukan sosialisasi ke sejumlah gerai yang menjual kartu seluler agar setiap pembelian kartu perdana didaftarkan sesuasi KTP.

Iqbal mengharapkan, adanya wacana tersebut setiap orang yang memiliki telepon genggam nomornya terdata di Disdukcapil akan bisa meminimalisir berita hoax.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mempawah, Iis Iskandar membenarkan adanya wacana tersebut, namun pihaknya belum mendapat arahan resmi dari pemerintah pusat.

Menurut dia, penggunaan telepon berbasis nomor induk kependudukan (NIK) bisa meminimalisir tindak kejahatan. “Nantinya tentu akan mudah mengetahui di mana orang itu berada dan apa profilnya. Namun itu masih sebatas wacana,” ucapnya. (ben/ang)