Tiga Kecamatan di Mempawah Ini Tertinggi Kasus TKI Ilegal

Mempawah

Editor Andrie P Putra Dibaca : 448

Tiga Kecamatan di Mempawah Ini Tertinggi Kasus TKI Ilegal
Ilustrasi TKI. (antara foto)
MEMPAWAH, SP - Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Mempawah, Mahadir menyebutkan, kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa dokumen atau ilegal tahun ini mengalami penurunan 45 persen dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, medio Januari hingga November ini terdapat 17 kasus.

"Untuk di tahun 2016 penanganan sekitar 32 kasus. Sementara tahun ini ada sekitar 17 kasus. Namun kami tidak mendapat laporan yang meninggal dunia,” katanya, Senin (13/11).

17 kasus TKI tanpa dokumen ini, tersebar di sembilan kecamatan di Mempawah. Yang terbesar di Kecamatan Siantan, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir.

"Di Kecamatan Sungai Pinyuh lima kasus,  Kecamatan Siantan 11 kasus, Mempawah Hilir satu kasus. Namun masih banyak yang belum terdata yang tersebar di Mempawah mengenai TKI ilegal, karena belum memiliki fasilitas kantor menampung tempat pengaduan," ungkapnya.

Mahadir mengungkapkan, kasus yang banyak ditangani tersebut berupa penanganan mengenai hak mereka atau gaji, yang tak mendapatkan dari majikannya, pelanggaran keimigrasian, narkoba di mana pihaknnya langsung ke Konsulat Jenderal Indonesia yang berada di Kucing.

Terkait kasus TKI ilegal, pihaknya meminta instansi terkait, menggencarkan sosialisasi mengenai bahaya menjadi TKI ilegal di setiap kecamatan. (ben)