Mempawah Mangrove Park Butuh Fasilitas Umum

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 84

Mempawah Mangrove Park Butuh Fasilitas Umum
Mempawah Mangrove Park
MEMPAWAH, SP – Kawasan wisata alam Mempawah Mangrove Park (MMP) kian menjadi primadona bagi masyarakat dalam mengisi waktu libur. Dalam waktu sepekan terakhir, MMP tercatat berhasil menghadirkan ribuan wisatawan lokal.

Tafiarta Wira, satu di antara pengunjung mengatakan, keberadaan MMP sangat menarik dan perlu dilestarikan sebagai wisata yang mengedukasi masyarakat.

“Saya sangat menikmati keindahan alam hutan mangrove, begitu juga dengan suasana laut dan pulaunya. Ini harusnya menjadi andalan menjaga kelestarian alam,” kata Wira, warga Pontianak ini.

Namun dia mencatat masih ada kekurangan dalam hal fasilitas umum, seperti misalnya jalan yang kurang memadai, sarana air bersih dan belum adanya toilet umum serta musala. 

“Hal ini mungkin yang lebih perlu diperhatikan pemerintah daerah ke depan agar semakin dapat menarik pengunjung,” tuturnya.

Sebelumnya pengelola MMP mengungkapkan, hanya dalam kurun empat hari libur sekolah dan Natal, jumlah pengunjung di objek wisata yang berada di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, itu mencapai 4.652 orang. 

Karena tak hanya menyuguhkan hutan mangrove yang asri dan panorama laut, MMP juga mengedukasi pengunjung tentang pentingnya pelestarian hutan mangrove atau bakau. 

Raja Fajar Azansyah selaku pengelola MMP menerangkan, sejak dibuka setahun silam yakni pada 23 Agustus 2016, MMP selalu melakukan pembenahan dan pengembangan. Upaya pengembangan, ia mengungkapkan, tidak terlepas dari peran Pemerintah Kabupaten Mempawah dan sejumlah pihak. Termasuk Bank Indonesia, perusahaan swasta, dan organisasi peduli lingkungan lainnya. 

“Salah satu sarana yang kami bangun, misalnya, menambah spot-spot selfie tanpa meninggalkan konsep edukasi yang menjadi daya tarik ekowisata MMP. Kami pun tidak bekerja sendirian, melainkan dibantu kawan-kawan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” tuturnya menerangkan. (ben/ang)