Program JKN Mempawah

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 208

Program JKN Mempawah
TINJAU – Bupati Mempawah Ria Norsan meninjau rumah toko di Sungai Pinyuh, yang menjadi korban kebakaran, baru-baru ini. Tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah alokasikasikan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk Program JKN. (Ist)

Pemkab Alokasikan Rp7 Miliar Bantu Kesehatan Warga 


Terhitung sejak April 2014-Desember 2017 sebanyak 165.562 masyarakat Kabupaten Mempawah telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali mengalokasikasikan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk 22.139 jiwa. 

SP - Kesepakatan itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) JKN 2018 yang dilakukan Bupati Ria Norsan dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak,  Ansharuddin, di Kantor Bupati Mempawah, kemarin. 

“MoU ini untuk memperpanjang kontrak program BPJS tahun 2018. Kita perpanjang kontrak karena selama ini program BPJS memberikan manfaat yang besar untuk pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Mempawah,” kata Ria Norsan seusai penandatanganan. 

Norsan memastikan masyarakat miskin di Kabupaten Mempawah yang terdaftar dalam program BPJS akan mendapatkan pelayanan yang maksimal dan gratis dari segala pungutan biaya. Ia mencontohkan, sejumlah warga Mempawah yang menderita kanker mendapatkan penanganan yang baik dari rumah sakit dan tidak dipungut biaya apapun. 

“Ini salah satu contoh nyata pelayanan BPJS untuk masyarakat Mempawah,” ujarnya. 

Karena itu, Norsan melanjutkan, pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mempawah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar lebih untuk mendaftarkan 22.138 jiwa. Anggaran itu jauh lebih besar dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya sebesar Rp4,2 miliar. 

Dirinya mengaku bersyukur dengan adanya penambahan anggaran. “Secara keseluruhan total masyarakat miskin yang terdaftar sudah di atas 50 persen. Kita targetkan bisa 100 persen masyarakat miskin mendapatkan pelayanan BPJS,” ia menegaskan. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak,  Ansharuddin, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Mempawah yang menurutnya selalu komit memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat melalui program-program BPJS Kesehatan. 

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah yang telah medukung program JKN. Ini merupakan dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah terhadap pencapaian Universal Health Coverage (UHC) JKN 2019, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat,” kata  Ansharudin menerangkan. 

Ansharudin mengungkapkan, saat ini peserta JKN di Kabupaten Mempawah mencapai 165.562 jiwa dari total jumlah penduduk 301.715 jiwa atau 54,87  persen dari populasi masyarakat. Jumlah itu menunjukan masih terdapat 45,13 persen masyarakat yang belum terdaftar dalam program JKN-KIS. 

“Sejak Januari- Desember 2017 biaya yang telah dikeluarkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Mempawah sebesar Rp. 14.431.139.246. Mudah-mudahan ini awal yang baik untuk Kabupaten Mempawah dapat mencapai UHC pada tahun 2018,” ucapnya berharap. 

Secara global, peserta JKN-KIS di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pontianak mencapai 1.621.441 jiwa. Yakni Kota Pontianak sebanyak 467.576 jiwa, Kabupaten Kubu Raya  320.756 jiwa,  Kabupaten Mempawah sebanyak 165.562 jiwa, Kabupaten Landak  253.418 jiwa, Kabupaten Ketapang  313.928 jiwa, dan Kabupaten Kayong Utara  100.201 jiwa. (ruben permana/ang)