Dugaan Pencatutan Logo HMI di Video Klip Kampanye, HMI Mempawah Bereaksi

Mempawah

Editor Andrie P Putra Dibaca : 611

Dugaan Pencatutan Logo HMI di Video Klip Kampanye, HMI Mempawah Bereaksi
Ketua HMI Cabang Mempawah, Tarmizi. (SP/Ruben)
MEMPAWAH, SP - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Mempawah komplain mengenai dugaan pencatutan logo HMI di dalam video klip kampanye, kemenagan pasangan calon gubernur Karolin-Gidot yang beredar di media sosial.

Ketua HMI Cabang Mempawah, Tarmizi, Rabu (7/3) mengungkapkan, beredarnnya video klip kampanye pemenangan pasangan calon Karol-Gidot yang terdapat logo HMI, mendapat penolakan seluruh HMI di Kalbar.

"Karena HMI Merupakan organisasi independen,dan tak ada kaitannya dengan politik," jelasnya.

HMI Mempawah melontarkan empat tuntutannya.

Pertama, meminta Bawaslu Kalbar memberikan sanksi tegas terhadap paslon yang dengan sengaja mencaplok logo HMI yang dijadikan bahan kampanye. Kedua, semua paslon Pilgub maupun Pilkada tak sembarangan dalam menampilkan atau memasang logo organisasi apapun.

Ketiga, meminta paslon yang bersangkutansegera mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh keluarga besar HMI. Dan terakhir, klarifikasi dan permintaan maaf dilakukan selambat-lambatnnya tujuh hari setelah pernyataan sikap.

"Karena pencaplokan logo HMI ini sudah mencemari akan independesi HMI," tegasnya.

Menurutnya, jika empat tuntutan ini diindahkan, maka pihaknnya akan membuat laporan ke pihak yang berwajib. Karena dalam pemasangan logo HMI di video klip tersebut tanpa ada koordinasi. (ben)