Karolin akan Perjuangkan Nasib Nelayan

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 208

Karolin akan Perjuangkan Nasib Nelayan
Ilustrasi. Net
MEMPAWAH, SP - Nelayan asal Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Ahmad mengharapkan pemerintah dapat memperhatikan keselamatan para nelayan saat melaut.

Ia mengatakan, selama ini nelayan seolah harus berjuang sendiri untuk menyelamatkan diri tatkala mengalami musibah di laut.

“Ketika nelayan mengalami musibah seperti tenggelam atau mogok di laut, sering kami menemukan kesulitan pelayanan di BNPB. Peralatan, penerangan nyatanya tidak ada, sehingga ketika mencari di malam hari itu sangat terbatas," curhatnya dengan cagub Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa, dalam kampanye dialogis, kemarin.

Selain itu, Ahmad juga menceritakan sulitnya menghubungi Tim SAR ketika nelayan mendapat musibah saat melaut. Besar harapannya kepada Karolin ketika terpilih menjadi gubernur nanti, dapat mengatasi masalah tersebut di mana selama ini Pemkab setempat pun minim perhatian terhadap nelayan.

Keluhan juga diungkapkan nelayan lain, Jumari. Minimnya bantuan bagi para nelayan khususnya di Kuala Mempawah, sementara mereka sangat mengharapkan adanya bantuan seperti penyertaan modal maupun alat tangkap guna meningkatkan hasil dari melaut.

"Untuk saat ini bantuan berupa modal dan peralatan sangat kami butuhkan," ucapnya.

Menganggapi curhatan warga, Karolin mengatakan pihaknya telah mencatat dan mengajukan usulan melalui anggota legislatif khususnya Fraksi PDI Perjuangan untuk memenuhi hak-hak bagi para nelayan di wilayah Kuala Mempawah.

"Ke depan nelayan harus mendapatkan perhatian, terkait dengan bantuan-bantuan kepada para nelayan baik itu berupa alat tangkap, kemudahan dalam memperoleh bahan bakar," ujarnya.

Ia menuturkan, akan berusaha memfasilitasi nelayan dengan Kartu Nelayan. Apabila nelayan sudah memilik kartu ini, maka nantinya segala bantuan pemerintah yang dikhususkan kepada nelayan, tentu akan mudah didapat.

Berkenaan dengan keselamatan nelayan, Karolin sangat berkomitmen untuk memperhatikan hal itu.

Di samping itu, ia menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan jaminan atas risiko nelayan berupa asuransi kepada setiap nelayan Indonesia.

“Jaminan ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Jaminan Perlindungan atas Risiko kepada Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam,” katanya. (umr/jee)