Perekaman e-KTP di Mempawah Meningkat

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 236

Perekaman e-KTP di Mempawah Meningkat
REKAM E-KTP – Seorang warga melakukan perekaman e-KTP di Kantor Disdukcapil. Kepala Disdukcapil Kabupaten Mempawah, Iis Iskandar mengatakan, setiap hari ada lebih dari 100 warga melakukan perekaman data kependudukan. (Net)

Kepala Disdukcapil: Kami Biasa Layani 100 Warga Per Hari


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mempawah mengungkapkan antusiasme masyarakat melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) semakin meningkat akhir-akhir ini. Diduga hal tersebut terkait dengan kewajiban memiliki e-KTP untuk memberikan hak suara dalam Pilkada. 

SP - Kepala Disdukcapil Kabupaten Mempawah, Iis Iskandar mengatakan, setiap hari lebih dari 100 warga melakukan perekaman data kependudukan. Menurut dia, hal itu menunjukkan semakin baiknya kesadaran masyarakat. 

“Setiap harinya jumlah masyarakat yang merekam e-KTP semakin meningkat,” kata Iis di Mempawah, kemarin.

Iis menyebut peningkatan yang ada sangat signifikan. Sebelumnya, jumlah warga yang melakukan perekaman di Kantor Disdukcapil Kabupaten Mempawah hanya 20-25 orang per hari. Namun tidak hanya di kantor Disdukcapil, peningkatan juga terjadi di lapangan. 

Sistem jemput bola yang diterapkan dinas di desa dan kecamatan sukses menarik 90-100 orang warga melakukan perekaman e-KTP. 

“Petugas kita yang melakukan jemput bola di desa dan kecamatan setiap hari bisa memproses rekaman 90-100 orang bahkan lebih banyak lagi.” 

Karena itu, Iis sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat yang telah melakukan perekaman tersebut. Ia pun berjanji akan memaksimalkan pelayanan pencetakan e-KTP. 

Menurut Iis, salah satu motivasi yang mempengaruhi tingginya kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman adalah Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan. Ia menyebut saat ini seluruh program kerja yang berkaitan dengan pelayanan publik dari pemerintah berkaitan dengan data kependudukan atau kepemilikan e-KTP maupun Kartu Keluarga (KK) dan lainnya. 

“Maka bagi mereka yang belum melengkapi data penduduk akan sulit mendapatkan pelayanan berbagai program dari pemerintah. Baik itu di bidang kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.” 

Iis menambahkan, faktor lain yang mendorong antusiasme masyarakat melakukan perekaman e-KTP berkaitan dengan kesadaran politik untuk menggunakan hak pilih di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak bulan Juni mendatang. Sebab, salah satu syarat pemilih adalah memiliki e-KTP. 

“Kita mencontohkan pada pelaksanaan Pilkades lalu, antusias masyarakat sangat tinggi. Apalagi pada 27 Juni nanti akan diselenggarakan Pilkada. Pastinya partisipasi akan lebih meningkat lagi,” tutupnya. (ruben permana/ang)