Relokasi 361 Makam Warga Tionghoa Sungai Kunyit Terbentur 'Deal' Harga

Mempawah

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1167

Relokasi 361 Makam Warga Tionghoa Sungai Kunyit Terbentur 'Deal' Harga
Perwakilan Yayasan Bhakti Baru, Subandio. (ist)
MEMPAWAH,SP -  Perwakilan Yayasan Bhakti Baru, Subandio menyebutkan, relokasi 361 makam warga Tionghoa di Sungai Kunyit yang terkena dampak megaproyek Pelabuhan Internasional belum bisa terealisasi.

Pasalnya, pihaknya dengan Pelindo II dan KJPP belum menemukan kata sepakat soal 'harga' atau biaya relokasi per makam ke lokasi yang baru.

"Masa sih, relokasi satu makam Tionghoa hanya dihargai Rp40 juta. Sementara untuk dekorasi per makam Rp56 Juta, belum termasuk peti jenazah, penggali makam, dan adat budaya yang harus digunakan," jelas anggota DPRD Mempawah ini.

Menurutnya, warga tak menolak pemakaman direlokasi untuk pembangunan pelabuhan Internasional. Namun harganya harus sesuai dengan relokasi makam yang baru. 

"Karena untuk relokasi makam tersebut  sudah mencapai Rp120 juta ,dimana harus menggunakan kunsui (peti) dan ritual-ritual relokasi serta alat-alat untuk sembahyang kita. Belum lagi termasuk harga tanah," tegasnya.

Dari 361 makam, sekitar 100 ahli waris yang menolak direlokasi, lantaran tak sesuai harga. (ben)