Gambaran Saat Melaksanakan Ibadah di Mekah, 179 CJH Asal Mempawah Ikuti Bimbingan Manasik Haji

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 164

Gambaran Saat Melaksanakan Ibadah di Mekah, 179 CJH Asal Mempawah Ikuti Bimbingan Manasik Haji
MANASIK HAJI - Sebanyak 179 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mempawah mengikuti bimbingan manasik haji di Masjid Nikmatullah, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (10/7). (Ist)
Sebanyak 179 Calon Jamaah Haji (CJH)  asal Kabupaten Mempawah mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah. Manasik Haji dipusatkan di Masjid Nikmatullah, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (10/7).

SP - Manasik haji tingkat kabupaten tersebut dihadiri, Bupati Mempawah,Ria Norsan, Pj Sekda Mempawah, Ismail serta dihadiri pula Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah, Kamaludin.

Menurut, Bupati Mempawah, Ria Norsan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima yang diwajibkan Allah SW,  bagi setiap umatnya yang mampu. Ibadah ini hanya wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup. 

“Ketika kita berada di mekah, kita dapat mengunjungi ka'bah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat syarat yang telah ditetapkan," kata Ria Norsan.

Menurut Norsan, bimbingan manasik haji bagi calon jamaah haji Kabupaten Mempawah 1439 H/ 2018 merupakan tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariah.

“Dengan mengikuti manasik, setiap calon jemaah haji akan mendapatkan pengetahuan tata cara beribadah haji yang tartil sesuai rukun haji,”paparnya

Menurut Ria Norsan, untuk menjadi haji mabrur, tergantung dari niat dan bagaimana keseriusan seseorang dalam memahami ibadah haji secara optimal, semasa manasik akan membantu untuk bisa mendapatkan haji mabrur. 

" Haji mabrur adalah haji yang mampu menghantarkan pelakunya kelak, bisa lebih baik dari pada sebelum ia berhaji. Karena haji mabrur sudah pasti maqbul. Akan tetapi tidak semua haji maqbul menjadi haji yang mabrur. Karena kemabruran haji seseorang ditentukan dengan ibadah dan amaliahnya setelah pelaksanaan hajinya,” tuturnya

Norsan  berpesan, kepada peserta kegiatan bimbingan manasik haji agar dapat mengikuti manasik dengan baik dan benar serta memenuhi segala peraturan yang telah ditetapkan. Dengan harapan menjadi haji yang mabrur. Karena, bimbingan manasik haji tersebut bertujuan memberikan wawasan bagi para calon jamaah haji.

"Dengan begitu para calon haji akan memiliki gambaran pada saat melaksanakan ibadah haji atau pada saat berada di tanah suci. Saya juga menghimbau kepada peserta manasik haji selama di tanah suci nanti, agar selalu memelihara dan menjaga kesehatan fisik dan mental dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Pj Sekda Mempawah, Ismail menegaskan, dalam pelaksanaan ibadah haji, jamaah asal Kabupaten Mempawah akan tergabung di kloter 13, bergabung dengan jemaah dari beberapa kabupaten di Kalbar, seperti Melawi, Sanggau dan Landak. (ruben permana/jek)