Peringatan HANI 2018, BNN Mempawah Ajak Perangi Narkoba

Mempawah

Editor Indra W Dibaca : 81

Peringatan HANI 2018, BNN Mempawah Ajak Perangi Narkoba
Foto bersama usai peringatan HANI 2018 di Mempawah, Kamis (12/7). (SP/Ben)
MEMPAWAH, SP - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah menggelar kegiatan memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2018 di Aula Kantor Bupati Mempawah, Kamis (12/7).

Kegiatan tersebut dihadiri para siswa dan siswi SMA, kepala desa, Kapolres Mempawah, Kajari Mempawah, organisasi dan PNS di Pemda Mempawah.

Asisten Tata Praja Setda Mempawah, Juli Suryadi dalam sambutannya mengatakan, agar bisa memutus mata rantai peredaran narkoba, perlu strategi khusus dan keseimbangan penangan, baik pendekatan hukum dan kesehatan.

“Upaya mencegah narkotika dan pemberdayaan masyarakat harus dioptimalkan agar masyarakat kita bisa terlindungi dari penyalahgunaan narkotika. Dan dapat melahirkan SDM yang sehat dan unggul dalam 'perang' terhadap tantangan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia mendukung disusunnya rencana aksi nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika, dimana kementerian dan lembaga bergerak bersama dalam memberantas narkoba di seluruh Indonesia.

“Saya sangat mendukung kegiatan tersebut agar bisa diterapkan,” ujarnya.

Sementara, Kepala BNNK Mempawah, AKBP Daulay, saat membacakan amanat BNN Nasional mengatakan, tema HANI 2018 ini yaitu "Mengusung, Menyatukan dan Menggerakan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang terhadap Narkoba untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sehat Tanpa Narkoba".

Peringatan Hani 2018 katanya, memiliki makna keprihatinan mengenai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Maka sangat perlu sebuah gerakan membangunan solidaritas dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Karena narkoba sudah menjadi ancaman bernegara dan bermasyarakat,” katanya.

Menurut Daulay, komponen bangsa harus bersatu dalam pencegahan dan memberantas peredaran gelap narkotika, karena sudah menjadi kejahatan yang sangat luar biasa dan bisa digunakan untuk melumpuhkan kekuatan bangsa.

“Makanya kejahatan ini harus diberantas dan ditangani secara intensif dan komprehensif," tegasnya.

Ia mengatakan, sindikat narkoba sudah menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar peredaran gelap narkoba melalui jalur-jalur ilegal di Indonesia.

“Sindikat narkoba bekerja rapi dan sangat rahasia. Tak boleh penanganannya secara setengah-setengah. Semua pihak harus berperan aktif dalam memberantas narkoba,” tegasnya. (ben)