Gudang Bungkil di Wajok Terbakar, 3.000 Ton Ampas Kelapa Sawit Hangus

Mempawah

Editor Indra W Dibaca : 214

Gudang Bungkil di Wajok Terbakar, 3.000 Ton Ampas Kelapa Sawit Hangus
Petugas berusaha memadamkan api di Gudang Bungkil di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah. (Ist)
MEMPAWAH, SP - Gudang Bungkil PKM (Bungkil Station) milik PT Peniti Sungai Purun (PSP) PT Djarum di Dusun Padi, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, terbakar pada Selasa (14/8) sekitar pukul 11.30 WIB.

Humas Polres Mempawah, Brigpol Slamet Riyadi mengatakan, sumber api diketahui muncul dari tumpukan kelapa sawit di Bungkil Station. Manager PT PSP Hairul saat itu melihat munculnya api dari CCTV yang berada di ruangannya. Dia kemudian memerintahkan bawahannya untuk melakukan pengecekan dan pemadaman api.

“Tetapi karyawan yang ada sudah banyak yang istirahat, sehingga penanganannya sedikit  terlambat dan api sudah membesar sehingga terjadilah kebakaran di gudang PKM,” katanya.

Dari hasil indentifikasi sementara, diperkirakan bahwa api berasal dari tumpukan bungkil yang temperatur suhunya masih tinggi.

"Normal saja sekira 60°C, namun apabila sudah mencapai 80°C berarti sudah tinggi dan rawan terjadi kebakaran," ujar Imam.

Apalagi di gudang PKM tersebut tidak ada pengatur suhu. Pengaturan suhu hanya secara manual yakni bergantung sirkulasi udara melalui ventilasi.

Api baru dapat dipadamkan sekira jam 12.50 WIB setelah sembilan armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Proses pemadaman api sempat terkendala karena saluran hydran (saluran air untuk penanggulangan kebakaran) tidak dapat mengalir dengan lancar," katanya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

"Kerugian itu berupa kerusakan gudang, instalasi kabel dan motor penggerak. Terdapat pula sekitar 3 ribu ton bungkil (ampas kelapa sawit) yang akan dijual kembali sebagai bahan baku pakan ternak," jelasnya. (ben)