Warga Sengkubang Ditipu Polisi Gadungan

Mempawah

Editor Kiwi Dibaca : 222

Warga Sengkubang Ditipu Polisi Gadungan
Ilustrasi. (Net)
MEMPAWAH, SP - Warga Dusun Parit Senin, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir , Kabupaten Mempawah, diduga menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota Polsek Sungai Pinyuh, Rabu (15/8) sekitar pukul 13.30 WIB.  

Warga Dusun Parit Senin, Desa Sengkubang, Mansyur (34) mengungkapkan, kejadian penipuan itu berawal, ketika ada seorang yang tidak dikenal datang kerumahnya, dengan niat minta urut oleh ibu Mansyur yang bernama Rahmiah.

“Jadi,  yang bersangkutan minta diurut dengan ibu saya, karena habis terjatuh setelah mengejar penyelundupan barang ilegal dari Malaysia," ujar Mansyur.
Saat itu lanjut Mansyur, yang bersangkutan mengaku bernama, Daeng Suherman, warga Kuala Secapa dan mengaku sebagai anggota Polres Mempawah yang bertugas di Polsek Sungai Pinyuh.

"Saat itu, dia menawarkan kepada ibu saya, barang hasil tangkapan, seperti beras dan gula dengan harga miring (murah),” kata Mansyur. Lantaran yang bersangkurtan menjual gula dan beras dengan harga dibawah harga pasaran, sehingga Mansyur dan ibunya berniat membelinya, gula dan beras tersebut dijual dengan harga  Rp7 ribu perkilo.

"Ia bilang, Kapolsek Sungai Pinyuh mau melelang barang hasil tangkapan tersebut. Kami membeli beras 4 karung dan gula 3 karung, dengan total uang yang diserahkan sekitar Rp700 ribu,” katanya. Setelah uang diserahkan, lantas Mansyur dengan yang mengaku Polisi tersebut berencana mengambil barang tersebut bersama-sama dengan menggunakan sepeda motor.

Namun saat di perjalanan pelaku mengajak Mansyur untuk mengambil TV rusak dirumah keluarga pelaku untuk diperbaiki oleh mansyur, lantaran Mansyur juga seorang yang bisa dan menerima perbaikan TV rusak. “Dia (pelaku) meminta saya menunggu  di depan kantor Desa Sejegi. Tapi beberapa jam sya menunggu, ternyata yang mengaku Polisi tersebut, tak muncul-muncul lagi. Baru saya sadar, kami sudah ditipu," ujarnya.

Usai kejadian itu, Ibu Mnasyur langsung melaporkan ke petugas Bhabinkamtibmas di Desa Sengkubang, namun Belum membuat laporan secara resmi. Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Djamaludin mengatakan, pihaknya belum menerima laporan secara resmi terkait aksi penipuan tersebut. "Kami masih menunggu laporan secara resmi dari pihak korban. Jika laporan sudah masuk, kami akan langsung melakukan tindakan," pungkasnya. (ben/jek)