Ganti Rugi Belum Tuntas, PT Wika Minta Pengamanan TNI/Polri

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 328

Ganti Rugi Belum Tuntas, PT Wika Minta Pengamanan TNI/Polri
Mempawah, SP – PT Wijaya Karya meminta bantuan penjagaan proyek pembangunan pelabuhan di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Belum semua nelayan yang lokasi usahnya terkena proyek menerima ganti rugi.  

Sigit Hidayat, Humas PT Wijaya Karya mengatakan PT Pelindo II masih mengumpulkan data jumlah kelong apung milik nelayan yang bakal tergusur. Sigit khawatir, nelayan yang belum menerima ganti rugi akan melawan dan merusak peralatan proyek.  

“Kami meminta pengamanan Polres dan Kodim 1201/Mempawah sebagai antisipasi gejolak dari para nelayan. Agar para pekerja kami dalam  pembangunan proyek strategis ini tidak merasa khawatir,” kata Sigit, Selasa (2/10).  

Menurut Sigit, proses ganti rugi penggusuran kelong apung sama dengan pembebasan lahan di darat. “Ganti rugi kelong apung masih dilakukan pendataan oleh PT Pelindo II melalui tim. Ini masih dalam proses pendataan berapa jumlah totalnya.”

Sigit tidak dapat memastikan kapan proses ganti rugi selesai. Dia berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat agar pembangunan pelabuhan dapat segera terlaksana. “Harapan kami agar bisa bekerja bersama dan tidak merugikan masyarakat,” katanya. (ben)