Cuci Pusaka & Sholawatan, Awali Rangkaian Robo Robo Mempawah

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 115

Cuci Pusaka & Sholawatan, Awali Rangkaian Robo Robo Mempawah
Mempawah, SP - Laskar Kerajaan  Amantubilah Mempawah, mengiringi sejumlah benda pusaka untuk mempersiapkan ritual pembersihan pusaka kerajaan di Kota Benteng Batu, Kawasan Istana Kerajaan Amantubillah, Senin (5/11).  

Para Laskar Keraton membawa senjata pusaka kerajaan yang terdiri dari meriam (rantaka), tombak, pedang, badik maupun lainnya. Benda pusaka tersebut akan dibersihkan menggunakan air yang dicampur jeruk nipis.  

Raja Amantubillah, Pangeran Ratu Mardan Adijaya mengatakan ada tiga ritual yang dilakukan menjelang ritual utama Robo Robo. Pelepasan puaka, memandikan pusaka, dan sholawat di Kraton Kerajaan Amantubillah Mempawah.  

“Pertama kita melakukan pelepasan puaka yang terdiri dari burung neo, buaya, dan tiga burung tekukur. Kegiatan dilanjutkan dengan pemandian benda pusaka Kerajaan Amantubilah Mempawah. Malamnya diadakan sholawatan,” kata Pangeran Ratu Mardan Adijaya.  

Setibanya di Kawasan Kota Benteng Batu, semua benda bersejarah diletakkan di lokasi yang telah ditentukan untuk dimandikan. Sebelum dilakukan prosesi tersebut, didahului dengan pembacaan doa.  

Kemudian satu per satu benda pusaka yang berupa meriam,tombak, pedang dibersihkan oleh pihak keraton. Raja mengatakan, kegiatan ini untuk melestariakan adat budaya di Mempawah.  

“Banyak keturunan raja-raja yang datang ke sini dalam kegiatan Robo Robo. Mereka peduli dengan bangsa dan tak ingin bangsa ini tercerai berai,” tegasnya. (ben)