Cerdas Cermat, Dorong Gairah Belajar Siswa

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 118

Cerdas Cermat, Dorong Gairah Belajar Siswa
Mempawah, SP – Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) IKIP PGRI Pontianak di Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah mengadakan lomba cerdas cermat tingkat sekolah dasar. Kegiatan tersebut diikuti siswa SD se-Kecamat Segedong, Senin (5/11).

Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak, Rahmat Hidayat mengatakan lomba cerdas cermat diadakan karena kegiatan tersebut tidak pernah lagi dilakukan masyarakat khususnya Kecamatan Segedong.  

“KKM menghadirkan kegiatan yang berbaur tentang pendidikan yaitu cerdas cermat. MMelalui kegiatan ini, kami berharap motivasi siswa di Kecamatan Segedong untuk belajar dan berprestasi meningkat,” tuturnya.  

“Program yang kami rancang bukan untuk menutupi syarat kuliah saja. Tapi sebagai wadah mengaplikasikan apa yang sudah dapat selama belajar di kampus.”  

Menurut Rahmat Hidayat, KKM membantu mahasiswa untuk berpikir luas dan tidak hanya berorientasi pada keilmuan sesuai jurusan. Melainkan ada kesadaran mahasiswa, bagaimana dapat berinteraksi dengan kultur sosial budaya masyarakat.  

“Dengan menguasai karakteristik masyarakat secara khusus, kita dapat memahami dan merancang strategi yang tepat bagaimana bersosial di masyarakat nantinya,” kata Rahamat.  

Guru pendamping SD Negeri 01 Segedong, Abdul Malik mengapresiasi kegiatan lomba cerdas cermat yang dilaksanakan Mahasiswa KKM IKIP PGRI.  

Menurut Abdul Malik kegiatan ini tidak pernah lagi dilaksanakan. Dia menilai kegiatan ini menjadi awal dapat dilaksanakan cerdas cermat secara terus menerus oleh kecamatan.  

“Lebih ditingkatkan kembali kalau bisa diprogramkan. Walaupun tidak diadakan oleh mahasiswa mungkin dari pihak sekolah bisa mengupayakan bagaimana kegiatan ini harus ada,” ujar Abdul Malik.  

Camat Segedong, Abdul Malik berterima kasih atas inisiatif mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan cerdas cermat. “Kita bisa melihat sampai mana kemampuan anak-anak tersebut menyerap pelajaran,” ujarnya.  

Kegiatan ini juga melatih anak-anak dapat berbicara langsung dengan orang lain. Melatih anak berbicara di depan orang ramai bukan pekerjaan yang mudah.  

“Cerdas cermat ini berdampak sekali buat sekolah, bahkan buat anak-anak ataupun peserta yang mengikuti lomba ini,” kata Abdul Malik.  

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Segedong, Edy Apriadi mengatakan kegiatan cerdas cermat sebenarnya sudah masuk kalender kegiatan dinas. Hanya saja belum terealisasikan karena menunggu moment yang pas.  

“Kegiatan ini mudah-mudahan bisa mengembalikan keceriaan kegiatan belajar di sekolah-sekolah, sehingga anak-anak merasa ada wadah untuk menunjukan kemampuan mereka,” jelasnya. (iat)