Robo Robo Dicap Syirik, Raja Amantubilah: Jangan Hanya Belajar dari Google

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 879

Robo Robo Dicap Syirik, Raja Amantubilah: Jangan Hanya Belajar dari Google
Raja Amantubillah Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya
Mempawah, SP - Raja Mempawah XIII, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya, berang mengenai adanya komentar di media sosial yang mengatakan adat budaya Robo Robo berbau syirik.  

“Yang mengatakan Robo Robo syirik, dia yang syirik. Jadi, jangan menggunakan mobil, handphone, dan nikah dengan menggunakan adat acara lainnya. Karena acara buang-buang (melempar telur ke sungai saat rombongan Raja lewat) hanya sebagai simbol seorang yang mempunyai budaya dan ber-Bhineka nya kita,” kata Pangeran Ratu Mulawangsa.  

Menurut Raja Amantubilah, Pangeran Ratu Mulawangsa makna ritual buang-buang dalam acara Robo Robo sebagai simbol membuang sifat jelek pada manusia.  

Pangeran Ratu Mulawangsa meminta pihak lain tidak mudah memberi label syirik pada ritual budaya Robo Robo. “Jika memang tidak mengetahui, bertanya kepada yang mengetahui. Jangan bertanya kepada Google,” katannya.   Dia meminta orang yang melabel syirik ritual Robo Robo agar menggunakan lima indera dan hati untuk menelaah segala sesuatu.

“Gunakan lima lubang yang ada pada manusia. Dua lubang telinga untuk mendengar, satu mulut untuk berkata, dan dua lubang hidung untuk bernafas. Mendengar, melihat, dan tarik nafas dalam-dalam, baru bicara.” (ben)