Wakil Gubernur Usul Robo Robo Dikemas Eksklusif

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 110

Wakil Gubernur Usul Robo Robo Dikemas Eksklusif
Mempawah, SP - Pelaksanaan acara puncak tradisi Robo Robo yang dilaksanakan setiap rabu terakhir bulan Safar berlangsung di Pelabuhan Kuala, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (7/11).   

Acara puncak Robo Robo di Mempawah dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana, Bupati Kapuas Hulu, Kapolres Mempawah, dan Komandan Kodim 1201/Mempawah.  

Sebelum acara puncak Robo Robo dilaksanakan, Raja Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa beserta Pramaisuri menaiki kapal mengarah ke laut, melaksanakan prosesi adat yang diikuti kapal-kapal lainnya.  

Raja Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya mengatakan kegiatan ini agar dijadikan upaya mempertahankan adat istiadat di Kabupaten Mempawah. 

“Karena orang yang berbudaya maka orang tersebut budinya didayakan,” kata Pangeran Ratu Mulawangsa.  

Dia berharap pelaksanaan tradisi Robo Robo bisa lebih banyak melibatkan masyarakat dan lebih semarak. “Karena jika tidak ada budaya, kita bisa berpecah belah. Dalam hidup harus berbudaya.”  

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku kagum mellihat pelaksanaan tradisi Robo Robo di Kabupaten Mempawah. Seluruh suku yang ada di Kalbar bersatu dalam tradisi ini. “Melayu, dayak, madura dan lainnya, semuannya memeriahkan budaya Robo Robo,” katanya.  

Ria Norsan mengatakan, tradisi Robo Robo di Kabupaten Mempawah merupakan tradisi untuk mengenang napak tilas Opu Daeang Manambon ke Mempawah.  

“Artinya budaya Robo Robo harus dilestarikan, peninggalan nenek moyang kita. Tidak ada hububgannya dengan ritual agama. Jika ada yang mengatakan syirik, orang tersebut tidak mengerti.”  

Dalam mendukung tradisi Robo Robo, Provinsi Kalbar akan mendiskusikan dengan Pemkab Mempawah agar acara ini dapat dikemas eksklusif agar bisa seperti Cap Go Meh di Singkawang.  

“Jika kita bersatu budaya Robo Robo ini bisa mendunia dan akan banyak menyedot wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.”  (ben)