Kamis, 19 September 2019


80 Pejabat Pengawas Uji Kompetensi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 55
80 Pejabat Pengawas Uji Kompetensi

UJI KOMPETENSI – Sejumlah 80 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi jabatan pengawas di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/9).

MEMPAWAH, SP - Sebanyak 80 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi jabatan pengawas di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah yang dilaksanakan pada 9-10 September 2019.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah,  Ismail dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mempawah dan Tim Asessor dari PT Persona Optima Indonesia.

Ismail mengatakan bahwa Pemkab Mempawah selama ini telah menerapkan Merit System dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan kualitas, kompetensi dan kinerjanya.

“Kebijakan dalam  manajemen ASN yang selama ini diterapkan berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar tanpa melihat politik, SARA dan kondisi fisik,” jelas Ismail, Senin (9/9).

Satu di antara aspek merit system yaitu pada aspek pengembangan karier, di mana  sub aspeknya adalah manajemen talenta dan rencana suksesi.

“Makanya pemda saat ini melakukan pemetaan talenta dalam bentuk uji kompetensi bagi pejabat pengawas dengan menggunakan metode yang objektif dan dilakukan oleh lembaga penilai yang terakredtasi atau tim asesor yang bersertifikat,” ujarnya.

Ismail mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemetaan talenta ini akan dilakukan secara bertahap bagi seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama hingga jabatan pelaksana.

“Hasil dari pemetaan talenta ini akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan pengembangan karier ASN, khususnya dalam pelaksanaan mutasi dan promosi ASN berdasarkan Merit System,” ungkapnya.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Mempawah, Abdullah  mengatakan bahwa kegiatan uji kompetensi ini akan diselenggarakan selama dua hari. Dalam pelaksanaannya peserta uji kompetensi akan melaksanakan ujian tertulis dan melakukan uji kasus melalui persentasi di setiap kelompok nantinya. (ben/bah)

Pahami Peraturan

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja para PNS harus memahami dengan baik, terutama para pengelola SDM Aparatur seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah tentang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS. 

Salah satu yang dibahas dalam PP ini adalah mengenai sistem merit. Terdapat enam poin penting yang harus dicermati dalam sistem merit. Pertama, tentang pengorganisasian perencanaan ASN didasarkan pada fungsi organisasi melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja, audit kepegawaian penyesuaian arah kebijakan nasional. 

Kedua, perekrutan berorientasi pada talenta terbaik, rekrutmen berbasis jabatan (diversifikasi tes) dan sertifikasi, TKD & TKB sistem komputerisasi, orientasi dan engagement untuk setiap penugasan pada jabatan baru.

“Ketiga, pengembangan kapasitas dalam mengurangi kesenjangan kompetensi dengan cara pelatihan 20 jam per tahun untuk setiap PNS, Training Need Analysis (TNA), Diklat, Coaching dan Mentoring berbasis kinerja,” jelasnya. 

Keempat, penilaian kinerja yang berkelanjutan dengan cara membentuk Tim Penilai Kinerja, Performance dialogue dan Merit and performance based incentives.

Kelima, promosi dan rotasi menuju PNS yang dinamis dengan cara talent mapping, succession and career planning dan rotasi nasional sebagai perekat NKRI. 

Keenam, mengapresiasi secara layak dengan perubahan sistem pensiun dan sistem kompensasi yang memadahi. (men/bah)