Minggu, 17 November 2019


Pelarangan Celana Cingkrang dan Cadar Butuh Kajian Mendalam

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 48
Pelarangan Celana Cingkrang dan Cadar Butuh Kajian Mendalam

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Darwis

MEMPAWAH, SP - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Darwis menilai wacana Kementerian Agama terkait pelarangan penggunaan celana cingkrang maupun cadar terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) tak tepat. 

Bercelana cingkrang dan bercadar bukan ukuran seseorang disebut radikal. Artinya, pemahaman radikalisme bukan dilihat dari pakaian, namun dari segi ideologi.

"Paham radikal itu ideologi seseorang. Bukan pakaiannya yang harus dilarang. Seperti saat ini, yang korupsi itu bukan yang bercadar atau celana cingkrang. Malahan mereka yang berdasi," tegasnya.

Dalam menilai wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang, dirinya enggan untuk membahasanya dalam ruang lingkup keagamaan karena bisa sangat panjang untuk dijelaskan.

"Jadi, cadar dan celana cingkrang itu jadi fashion seseorang," katanya.

Dia meminta Kemenag untuk mengkaji dengan matang pelarangan celana cingkrang dan cadar agar tidak menimbulkan polemik. (ben/bah)