Sabtu, 25 Januari 2020


Muhammad Taufik Pimpin PDAM Tirta Galaherang

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 214
Muhammad Taufik Pimpin PDAM Tirta Galaherang

BERSALAMAN – Bupati Mempawah melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galaherang periode 2020-2025, di Balairung Setia Pemda Mempawah, Rabu (8/1). IST

MEMPAWAH, SP - Pemerintah Kabupaten Mempawah melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galaherang periode 2020-2025, di Balairung Setia Pemda Mempawah, Rabu (8/1).

Pelantikan tersebut berdasarkan hasil seleksi dalam open bidding terhadap sejumlah calon. Muhammad Taufik terpilih sebagai Direktur PDAM Tirta Galaherang Mempawah periode 2020-2025, menggantikan Trisna jaya, Direktur PDAM Tirta Galaherang 2014-2020.

Dalam prosesi pelantikan, dihadiri Pimpinan Forkopimda Kabupaten Mempawah, kepala OPD di lingkungan Pemda Mempawah dan  sejumlah tokoh masyarakat di Mempawah.

Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina mengatakan, setelah dilakukannya prosesi pelantikan terhadap Direktur PDAM Tirta Galaherang Mempawah. Ia mengharapkan, pemimpin baru bisa memberikan warna baru pada PDAM, baik dari internal maupun eksternalnya.

"Baik itu dari manajemen maupun kuantitas dan kualitas air yang akan disalurkan terhadap masyarakat," katanya.

Erlina berharap, dalam setahun ke depan, semoga sudah ada perubahan di PDAM Tirta Galaherang. Kemudian, sudah harus ada rencana-rencana yang harus dilakukan ketika masuk kerja hari ini.

"Agar rencananya bisa diterapkan secepatnya," katanya.

Menurut Erlina, Direktur PDAM Mempawah sebaiknya lebih menekankan manajemen di internal PDAM, seperti pengelolaan administrasi dan lainnya. Tujuannya, agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. 

"Makanya, yang  paling penting untuk dibenahi yaitu internal PDAM. Karena, terkait kualitas dan  kuantitas air untuk masyarakat akan ikut, jika di internal PDAM Mempawah sudah baik. Karena diharapkan, dalam kurun waktu setahun PDAM Mempawah sudah semakin baik," tuturnya.

Sementara itu, Pemda Mempawah akan menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar secara bertahap untuk mendukung PDAM Mempawah. Hal itu dilakukan agar bisa memberikan perubahan terhadap jaringan PDAM.

"Karena, melihat potensi di Mempawah yang sangat besar, dengan adanya perusahaan-perusahaan besar," pungkasnya. (ben/lha)