Mantan Kapolda Kalbar Doakan Calon Kapolri

Nasional

Editor sutan Dibaca : 802

Mantan Kapolda Kalbar Doakan Calon Kapolri
Mantan Kapolda Kalbar Arief Sulistyanto. (merdeka.com)
JAKARTA, SP - Komisi III DPR RI mengunjungi kediaman pribadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) atau calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian, di rumah dinasnya di komplek Polri, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (22/6). Kunjungan itu untuk menelusuri rekam jejak Tito.
 
Bertolak dari gedung DPR, rombongan yang menggunakan bus DPR ini tiba di rumah Tito sekitar pukul 14.30 WIB.  Sebelumnya, DPR RI memanggil Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menilai, kunjungan tersebut adalah sesuatu yang penting, karena akan didalami dan dirasakan, suasana seperti apa bentuk dukungan keluarga terhadap Tito, dan bagaimana keharmonisan keluarga tersebut.

   "Dan kami lihat, ibu dan anak mendukung sepenuhnya Pak Tito dan besok ditetapkan sebagai Kapolri," kata Bambang, usai kunjungan yang dilakukan bersama sejumlah anggota Komisi III tersebut.

Dalam pertemuan dengan tiga lembaga kemarin, sebenarnya Komisi III ingin mendengar dari KPK bahwa, calon Kapolri satu-satunya yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo itu pernah dilaporkan atau tengah ditelusuri oleh lembaga antirasuah itu.

Menurut KPK, telah dilakukan penelusuran dengan dua cara yakni, melalui laporan masyarakat dan menilik dari laporan hasil keuangan penyelenggara negara atau LHKPN. "Ternyata KPK bilang clear, tidak ada satu catatan apa pun ke lembaga mereka, dan laporan keuangan pun gak ada yang aneh," ungkapnya.

Tidak hanya itu, ketika disaksikan sendiri pun, rumah dinas yang ditempati Tito pun terlihat tidak ada tanda-tanda sesuatu yang glamor, semuanya terlihat sangat sederhana.

Hal ini sesuai dengan penjelasan PPATK, yang mengatakan dari belasan rekening milik Tito beserta keluarga yang sebagian besar telah ditutup itu, tidak ditemukan aliran keuangan yang mencurigakan. "(Di rumahnya) kami juga disambut hangat dan hubungan harmonis antar keluarga yang kemudian bisa mendukung karir Pak Tito," terangnya.

Komjen Tito Karnavian mengatakan, kunjungan Komisi III DPR RI tersebut memang bagian dari rangkaian uji kepatutan dan kelayakan, yang puncaknya akan digelar Kamis (24/6) pagi. "Kami dikunjungi Komisi III bersama rombongan ini, bagian uji kepatutan dan kelayakan.

Tujuannya untuk mendalami kehidupan pribadi dan di luar visi misi Tupoksi kepolisian," kata Tito. Dia menjelaskan, kebanyakan pembicaraan dilakukan komisi bagian hukum DPR itu kepada sanak keluarga terutama kepada istri dan anak. "Saya sudah ungkapkan hubungan dengan istri, anak-anak sedang sekolah di Singapura. Saya maunya mereka datang, tapi ada schooll meeting. Tapi prinsipnya ada yang dihubungi melalui Skype dan dukung, serta gembira orangtuanya dicalonkan," ucapnya.

Sementara itu, mantan Kapolda Kalimantan Barat, yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri, Irjen Arief Sulistyanto mengatakan, mendukung atas terpilihnya rekan seangkatannya di Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 itu.

Menurutnya, kendati saat ini belum resmi dan akan menjalankan Fit and Propert Test, namun pandangannya sosok Tito adalah pribadi yang baik dan jujur. Maka dari itu, dia meminta dukungan semua pihak, agar semuanya berjalan lancar. "Tolong disupport ya. Agar lancar semuanya. Amin," ucap Arief kepada Suara Pemred, belum lama ini. (ang/lis)