Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Dapat Penghargaan Amnesti Pajak

Nasional

Editor sutan Dibaca : 345

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Dapat Penghargaan Amnesti Pajak
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta ketika menuju lantai 2 Gedung Kantor Pusat DJP di Jakarta. (detik.com)
JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mendapat penghargaan dari Dirjen Pajak,  berupa surat bukti keikutsertaan pada program amnesti pajak. Pemberian penghargaan tersebut dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, setelah Oesman Sapta mendaftarkan aset-asetnya pada program amnesti pajak yang sedang diprioritaskan pemerintah.

 Seusai pendaftaran, Oesman Sapta mengatakan merasa bangga dapat memenuhi komitmen yakni turut berpartisipasi pada program amnesti pajak. "Saya mendukung dan ikut serta pada pada program amnesti pajak, sejak awal," kata Oesman,  Kamis (27/10).

Anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Barat ini menjelaskan UU Amnesti Pajak diberlakukan dan pemerintah melakukan sosialisasi pajak, banyak wajib pajak yang pura-pura tidak tahu dan belum mendafar pada program amnesti pajak.

Menurut Oesman, sebagai warga negara Indonesia (WNI) yang baik, membayar pajak itu penting, guna mendukung pembangunan nasional.

Dalam kedatangannya kali ini, Oesman mengikuti 'tax amnesty' sebagai wajib pajak orang pribadi.

Pada kesempatan tersebut, Oesman menyatakan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah mengundang para pengusaha dalam suatu pertemuan di Istana.

"Pada saat itu, sebagian besar pengusaha yang hadir menyatakan kesediaannya untuk membayar pajak dan ikut amnesty pajak. Namun sampai saat ini masih ada juga pengusaha yang belum sadar," ujarnya.

Oesman juga mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang telah mendaftar dan mengikuti program amnesti pajak.

Menurut dia, peserta amnesti pajak memiliki kesadaran tinggi untuk turut berpartisipasi pada pembangunan nasional.

Dengan pajak, kata dia, maka bangsa ini mampu membangun infrastruktur, seperti jalan, jembatan, serta mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan. "Mari kita doakan pajak berjalan sesuai trek sistem perpajakan yang benar," ujarnya. (ant/det/sut)