Heboh, Bangkai Kapal Perang Belanda di Dasar Laut Jawa Hilang

Nasional

Editor sutan Dibaca : 782

Heboh, Bangkai Kapal Perang Belanda di Dasar Laut Jawa Hilang
Armada sekutu pada perang Laut Jawa dipimpin Laksma Karel Dorman di atas kapal Hr. Ms. De Ruyter. Kapal ini terkena torpedo Jepang dan tenggelam, Karel Dorman gugur. (ist)
PONTIANAK, SP - Headline siaran berita televisi publik Kerajaan Belanda, Nederlandse Omroep Stichting (NOS), Selasa petang atau Rabu, 16 November 2016, melansir hilangnya dua dari tiga bangkai kapal perang Hr.Ms. De Ruyter, Hr. Ms. Java dan Hr.Ms. Kortenaer di dasar Laut Jawa, Indonesia. 

Kabinet Belanda menyebut ini pelanggaran hukum internasional dan minta dilakukan investigasi. “Kita tentu sangat terkejut, sama sekali tidak menduga. Terutama bagi para keluarga prajurit yang gugur ini merupakan kabar sangat negatif," kata Theo Vleugels dari Yayasan Taman Makam Pahlawan.

“Ini kapal-kapal yang luar biasa besar, pada kedalaman yang tidak semua orang bisa menjangkau," tambah Theo. 

Kementerian Pertahanan Belanda, mengakui dua dari tiga bangkai kapal perang tersebut yakni Hr.Ms. De Ruyter dan Hr.Ms. Java hilang seluruhnya. Sedangkan kapal Hr. Ms. Kortenaer masih ada sisanya sebagian. Kabinet Belanda, menyampaikan keprihatinannya dan menyebut penjarahan atas ketiga bangkai kapal perang tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.

Mengenai kejadian ini, Belanda telah memberi tahu negara-negara terkait antara lain Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Indonesia. Selanjutnya Belanda mengupayakan investigasi atas hilangnya ketiga bangkai kapal perangnya itu.

Ketiga bangkai kapal perang Belanda itu berhasil ditemukan kembali pada tahun 2002 dan saat ini kapal induk Angkatan Laut Belanda, Dana Karel Doorman, bermaksud memastikan lokasinya. Namun para penyelam internasional hanya menemukan jejaknya saja.

Ketiga kapal perang Belanda Hr.Ms. De Ruyter, Hr.Ms. Java dan Hr.Ms. Kortenaer tenggelam pada 'Pertempuran Laut Jawa, 16 – 27 Februari 1942 dalam upaya membendung invasi Jepang dari arah Jawa Timur. 

Sebanyak 1.174 prajurit Angkatan Laut Belanda gugur termasuk komandannya, Laksamana Muda Karel Doorman. Dia diangkat sebagai pahlawan nasional, namanya diabadikan sebagai nama kapal dan nama jalan di berbagai kota di Belanda. (aju)