Langganan SP 2

UN 2017 Dihapus, Ini Alasan Menteri Muhadjir

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 5140

UN 2017 Dihapus, Ini Alasan Menteri Muhadjir
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (SP/Twitter @muhadjir_ef)

JAKARTA, SP – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memutuskan menghapus Ujian Nasional (UN) 2017. Penghapusan UN itu akan ditetapkan dalam Instruksi Presiden (Inpres). Menteri juga menyatakan, UN dapat dilaksanankan kembali dengan catatan pendidikan sudah merata di setiap tingkatan se-Indonesia.

Muhadjir menepis anggapan, kebijakannya itu bertentangan dengan amanah Mahkamah Agung. Dia menegaskan,  amar perintah undang-undang tidak ada UN. “Yang ada itu evaluasinya Nasional," ujar Muhadjir, Jumat (25/11).

UN baru dapat dilaksanakan kembali bila perbaikan dan evaluasi standar Nasional pendidikan sudah berjalan baik di Indonesia. Menurut dia, perbaikan tidak bisa dilaksanakan dalam waktu pendek, satu hingga dua tahun. Saat ini baru 30 persen yang sudah sesuai standar Nasional.

Ditegaskannya, Presiden Joko Widodo telah menyetujui moratorium UN. “Dimoratorium, UN 2017 ditiadakan. Beliau (Presiden) sudah menyetujui, tinggal menunggu Inpres," kata Muhadjir.

Menyoal alasan penghentian UN, mantan  Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, selama tiga periode itu, mengatakan, agar para pelajar tidak mengalami stres.

Dijelaskan Muhadjir, pelaksanaan ujian akhir bagi pelajar dari tingkat SD hingga SMA, sederajat, diserahkan ke pemerintah daerah, dengan tetap mendapatkan pengawasan Badan Standarisasi Nasional. “Badan Standarisasi Nasional akan mengontrol prosesnya,” tegas Muhadjir. (has/bbs)   

Komentar