JAKDN Afiliasi ISIS di Indonesia, Rencana Ledakan Bom di Istana Negara

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 603

JAKDN Afiliasi ISIS di Indonesia, Rencana Ledakan Bom di Istana Negara
Ilustrasi
JAKARTA, SP – Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri kini memburu dua orang sebagai perakit bom yang akan diledakan di  depan Istana Negara, Jakarta.  Kedua perakit bom itu diketahui setelah tertangkapnya empat terduga teroris, di antaranya bombers wanita.

Muhammad Nur Solihin alias Abu Huroh, Agus Supriyadi, S alias Abu Izzah, dan Dian Novi Yulia sebagai pengantin (bombers), ditangkap dari lokasi terpisah, sejak Sabtu (10/12) kemarin.
 
Berdasarkan penyelidikan Densus, keempat terduga teroris langsung berada di bawah kendali Bahrun Naim yang telah berbaiat kepada Islamic State or Syria and Iraq (ISIS). Bahrun Naim membentuk sel jaringan ISIS di Tanah Air, dengan menamakan diri Jamaah Ansharut Khilafah Daulah Nusantara (JAKDN).

Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pasca ditangkapanya keempat orang tersebut, kini Densus 88 AT Polri tengah mengejar dua orang lainnya, berperan sebagai perakit bom.

Kepada wartawan, Minggu (11/12), di Mabes Polri, Awi tidak menyebutkan identitas kedua orang tersebut. Menurut dia, kedua perakit bom mempelajarinya langsung dari Bahrun Naim, melalui komunikasi apllikasi telegram.

Densus 88 AT Polri menyebar ke sejumlah wilayah untuk mengungkap jaringan Bahrun Naim. Di antaranya ke wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Di Jalan Semenromo, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu siang, tim Densus 88 AT Polri menggeledah satu toko yang diketahui sebagai tempat usaha milik Nur Solihin. Penggeledahan berlangsung sekitar 2 jam lebih. Dan arus lalu lintas di kawasan itu sempat ditutup. 

Keempat terduga teroris hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Korps Brimob Mabes Polri. Polisi memiliki kewenangan selama 7 x 24 jam memeriksa keempatnya.

Pada Sabtu kemarin, empat terduga teroris dibekuk Densus AT 88 Mabes Polri dari lokasi berbeda. Calon bombers Dian Yulia Novi ditangkap di tempat kotnya Jalan Bintara Jaya VIII RT 04/09.  Nur Solihin dan Agus Supriyadi ditangkap di bawah fly over Kalimalang, Bekasi.  Sedangkan S alias Abu Izzah ditangkap oleh Densus 88 AT Polir di Karanganyar, Jawa Tengah.

Awi menegaskan keempatnya kerap berkomunikasi dengan Bahrun Naim, dan menerima pasokan dana. "Bahwasanya ini memang jaringan dari BN ya, tentunya dari Syria-ISIS, untuk afiliasinya di Indonesia mereka menamakan diri Jamaah Ansharut Khilafah Daulah Nusantara (JAKDN),"  kata Awi sebagaimana disiarkan detik.com.  (has)

Baca Juga:
Ali Fauzi: Kelompok Radikal Pernah 'Mapping' Kalbar
Polda Kalbar Datangkan Densus 88 ke Singkawang
Bom Molotov di Singkawang, Polisi Bentuk Tim Khusus