Kru Hercules C-130 TNI AU Berhasil Dievakuasi

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 377

Kru Hercules C-130 TNI AU Berhasil Dievakuasi
Ilustrasi
JAKARTA, SP – Seluruh kru pesawat Hercules C 130 dengan kode penerbangan A-1334  yang jatuh di kawasan pegunungan Lisuwa, Kampung Maima, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu (18/12) pagi, sudah berhasil dievakuasi.

Para kru, pilot Mayor (Pnb) Marlon Kawer, Kapten (Pnb) J. Hontian Saragih, Lettu (Pnb) Hanggo Fitradhi, Lettu (Nav) Arif Fajar Prayogi, Peltu Lukman Hakim, Peltu Suyata, Peltu Kusen, Peltu Agung Tri, Pelda Agung S, Serma Kudori dan Serma Fatoni, semula terbang dari Timika, Kabupaten Mimika, menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada pukul 05.35 WIT, dan direncanakan mendarat di Wamena pukul pukul 06.13 WIT.

Hingga jadwal yang ditentukan pesawat Hercules tersebut tak kunjung landing.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian membenarkan insiden jatuhnya pesawat militer itu. "Dari laporan yang saya terima, pesawat tersebut dalam rangka latihan dan sebelumnya singgah di Timika," ujar Hinsa.

 Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh PR mengatakan upaya evakuasi sedang berlangsung. “Kodam Cenderawasih menerjunkan dua SSK dari Yonif 756/WMS," katanya.

Upaya evakuasi juga dilakukan bersama prajurit dari Kodim 1702/Jayawijaya, TNI AU dibantu Tim SAR dan aparat kepolisian serta masyarakat setempat sedang melakukan evakuasi.  Sekitar pukul l 08.40 WIT, telah ditemukan lokasi jatuhnya pesawat oleh personel Kodim 1702/JWY.

“Sedang dilakukan evakuasi," katanya.

Data sementara, kata Teguh, sudah ditemukan enam jenazah. "Sudah ditemukan enam jenazah. Tim evakuasi sudah di lokasi dari Kodim Wamena, dan Batalyon 756," jelas dia.

Teguh belum dapat memastikan kondisi seluruh kru, sedangkan pesawat Hercules, jela dia, dalam kondisi hancur. 

Kadispen TNI AU Marsma TNI Jemi Trisonjaya menjelaskan pukul 06.09 WIT, pesawat mengalami lost contact. Sebelumnya, Pilot Mayor Penerbang Marlon A Kawer melakukan kontak terakhir dengan tower Wamena pukul 06.02 WIT.

"Pada menit 06.08 WIT sudah lapor pesawat akan landing. Pada menit 06.09 WIT pesawat lost contact," ujar dia.

Selain membawa 11 kru, pesawat Hercule itu mengangkut sembako dan Semen dengan total muatan sekitar 12 ton, dan diduga menabrak gunung. (has/ant)

Baca Juga:
Pesawat Polri Jatuh, Basarnas Menuju Lokasi Perairan Lingga
Kerajaan Kubu, Wisata Sejarah dan Religius di Kalimantan Barat 
Final AFF 2016, Jadi Trending Topik

 






Komentar