Sepanjang Hari, Densus Tangkap 6 Terduga Teroris dan Sita Bom

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 561

Sepanjang Hari,  Densus Tangkap 6 Terduga Teroris dan Sita Bom
Ilustrasi
SERANG, SP – Sepanjangan Rabu (21/12), Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Mabes Polri melakukan rangkaian penggerebekan dan penangkapan terhadap enam terduga teroris dan menyita lima bom, dilakukan di tiga provinsi.

Di salah satu kontrakan di kawasan Setu, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Densus menangkap empat tersangka dan menyita  bom.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan penangkapan di Setu, penyidikan lanjut atas jaringan terduga teroris yang ditangkap dengan bom berbentuk panci.

"Dari pengembangan itu diketahui ada satu sel lagi yang akan melakukan serangan di Jakarta. Kemudian dilakukan penangkapan satu orang, dan satu orang ini mengatakan bahwa di kontrakan ada tiga orang dan ada bomnya juga," ujar Kapolri.

BERITA TERKAIT:
JAKDN Afiliasi ISIS di Indonesia, Rencana Ledakan Bom di Istana Negara

Menurut Kapolri, pada saat dilakukan penangkapan, Densus mendapatkan perlawanan dari terduga teroris dengan akan mengaktifkan bom.

"Ingat prinsip proporsional. Proporsional itu, petugas dapat melakukan tindakan yang mematikan kalau seandainya dia juga mendapatkan ancaman yang mematikan," kata Kapolri.

Ia mengatakan, karena petugas mendapatkan ancaman yang mematikan yakni dengan ancaman bom, maka otomatis petugas melakukan penembakan dan kemudian tiga orang meninggal dunia.

"Informasi yang saya dapatkan tadi, ada lima bom aktif yang sudah siap. Kemudian sedang dijinakkan oleh petugas dari Jibom," imbuh Tito.

Dari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Tim Densus menangkap terduga teroris Hamzah alias JT, pada pukul 09.45 WIB. Hamzah diduga pelaku terkait Jaringan Teroris Solo 2015.

Penangkapan terakhir dilakukan Densus terhadap Abisya alias Ha dari di Kompleks Sagulung Bahagia Blok N/3 RT003/008 Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

"Seorang terduga berinisial HA ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian di Batam.

Dikatakannya,  terduga tergabung dalam Katibah Gongong Rebus (KGR) yang beberapa waktu lalu juga diungkap di Batam. (ant)

Baca Juga:
Perwakilan World Bank Kunjungi Lokasi Pendampingan KSP 

Presiden Jokowi, Mega, Zulkifli Hasan dan Menteri Hadiri Munaslub Hanura

Kasus Korupsi Dana JKN, Kejaksaan Tahan Heri Yulistio dan Urai Imran