BTM Penulis Buku ‘Jokowi Undercover’ Ditahan

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 1095

BTM Penulis Buku ‘Jokowi Undercover’ Ditahan
Buku 'Jokowi Undercover' karya Bambang Tri Mulyono.
JAKARTA, SP – Bambang Tri Mulyono, penulis buku ‘Jokowi Undercover’ resmi ditahan. Mabes Polri mengenakan alasan penetapan Bambang sebagai tersangka dan ditahan karena buku yang ditulisnya mengenai sosok Presiden RI ke-7 itu, tidak didasari dokumen pendukung.

Polri menjerat Bambang dengan undang-undang berlapis, yakni Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 28 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai calon presiden di KPU Pusat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, Sabtu (31/12).

Rikwanto mengungkapkan tuduhan dan sangkaan yang dimuat di ‘Jokowi Undercover’ dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan pribadi tersangka.

Sementara analisa fotometrik yang diungkap tidak didasari keahlian apapun, namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka pribadi.

"Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat," tegas Rikwanto.

Menurutnya, perbuatan tersangka menebarkan kebencian kepada keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang tidak tahu menahu tentang peristiwa G-30 S/PKI Madiun 1948 dan 1965.

Rikwanto menilai, Bambang menebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat yang bekerja di dunia pers,  terkait pernyataan Bambang Tri Mulyono pada halaman 105 yang menyatakan bahwa Jokowi-Jusuf Kalla adalah pemimpin yang muncul dari dan dengan keberhasilan media massa melakukan kebohongan kepada rakyat.

"Selain itu, pada halaman 140, ia (Bambang) menyebut Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali adalah basis PKI terkuat se-Indonesia, padahal tahun 1966 PKI sudah dibubarkan," jelas Rikwanto.

Dikatakan Rikwanto, dalam kasus ‘Jokowi Undercover’ Mabes Polri telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk memeriksa tersangka Bambang Tri Mulyono. Di antara saksi yang diperiksa dua anggota Polri Polda Jawa Tengah.

"Sementara, pelapor, yakni Michel Bimo dan ibunya belum diperiksa dan direncanakan habis tahun baru," ucap Rikwanto.

Sementara saksi-saksi ahli yang dihadirkan antara lain ahli ITE, bahasa, sejarah, dan sosiologi.

Barang bukti yang disita antara lain perangkat komputer, handphone tersangka, flashdisk, buku ‘Jokowi Undercover’ tulisan tersangka, dokumen data Presiden Jokowi saat pilpres dari KPU Pusat, KPUD DKI Jakarta dan KPUD Surakarta, dan pemeriksaan labfor dan cyber (masih dalam Proses).

"Tersangka Bambang Tri Mulyono dititipkan penahanannya di Rutan Polda Metro Jaya," kata Rikwanto. (has/ant)

Baca Juga:
Proyek Pembangunan Bandara Supadio Tersisa 17 Persen
Ikan Lais di Kabupaten Kapuas Hulu Terancam Punah
Jenazah Mantan Kepala Bapedda Kalbar Dikremasi