Ini Dugaan Penyebab Feri Zahro Express Terbakar

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 515

Ini Dugaan Penyebab Feri Zahro Express Terbakar
BANGKAI KAPAL - Petugas gabungan saat memeriksa bangkai kapal Feri Zahro Express yang terbakar di perairan Muara Angke, Minggu (1/1). (SP/BPBDJakarta.go.id)
JAKARTA, SP – Upaya evakuasi korban penumpang Kapal Feri Zahro Express hingga Minggu (1/1) malam, terus dilakukan Tim Search and Rescue (SAR) gabungan. Korban yang belum ditemukan 17 orang.

"Besok (Senin) pagi kita akan terjunkan lima penyelam untuk mencari korban yang belum ditemukan. Akan kita pastikan apakah masih ada penumpang yang tenggelam di laut atau tidak," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Victor Vikki Soebroto dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu malam.

Feri Zahro Express yang mengangkut 200-an penumpang dari Dermaga Kaliadem, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara menuju Pulau Tidung, Kecamatan Pulau Seribu Selatan, Kabupaten Pulau Seribu, pukul 08.45 WIB terbakar.

BERITA TERKAIT:
Musibah Awal 2017, Kapal Feri Zahro Expres Terbakar, 23 Orang Meninggal

Dilansir dari situs Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, dugaan penyebab terbakarnya Feri Zahro Express, akibat korsleting pada aki kapal menimbulkan api dan menyebabkan ledakan.


Kondisi Kapal Feri Zahro Express saat terbakar di perairan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (1/1). (sumber akun twitter BPBD DKI Jakata)

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan   Data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD  Provinsi DKI Jakarta melaporkan korban meninggal 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang, dan 194 orang selamat.

Para korban yang berhasil dievakuasi dirawat di sejumlah rumah sakit. Di RS Atmajaya terdapat 22 orang dirawat, di RS Pluit 5 orang jalani perawatan, di RS Pantai Indah Kapuk satu orang, dan di RS PP tiga orang.

Sementara, 20 korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Pusat Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk kemudian diidentifikasi. (has/ant)

Baca Juga:
Ini Jumlah TKA Asal China Versi Disnakertrans Kalbar 
Polisi Bongkar Bisnis Tahun Baru Pasutri dari Dusun Kertaraja
Zubaidah Simpan Sabu di Kemasan Minyak Rambut