Indonesia-Jepang, Tingkatkan Kerja Sama dari Udara Sampai Perangi Terorisme

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 801

Indonesia-Jepang, Tingkatkan Kerja Sama dari Udara Sampai Perangi Terorisme
SAMBUT PM JEPANG - Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melambaikan tangan kepada anak-anak berpakaian tradisional Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/1). (SP/@jokowi)
BOGOR, SP – Kerja sama bilateral, Indonesia-Jepang akan ditingkatkan di beberapa bidang, dengan prinsip saling menguntungkan. Hal ini mengemuka dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/1).

“Indonesia dan Jepang bersepakat terus meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. Tentunya upaya peningkatan tersebut harus selalu disertai prinsip saling menguntungkan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden membeberkan, dalam pertemuan bilateral itu, tercapai sejumlah kesepakatan kerja sama. Pertama, kerja sama dalam konteks Two Plus Two (2+2) antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara, dilakukan tahun ini di Indonesia.

Dilansir dari situs Sekretariat Kabinet, Presiden Jokowi meminta Jepang membuka akses produk pertanian dan perikanan Indonesia, menyelesaikan review perjanjian penghindaran pajak berganda, meningkatkan akses dan kapasitas keperawatan Indonesia untuk dapat memenuhi pasar di Jepang, dan dimulainya general review  Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement, pada tahun ini.

Ketiga, menurut Presiden, Indonesia juga meminta Jepang untuk mempertimbangkan rencana peningkatan konektivitas udara, dengan pembukaan jalur penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta-Los Angeles (AS) via Tokyo (Jepang).

Keempat, Indonesia-Jepang juga sepakat meningkatkan kerja sama ekonomi termasuk rencana pembangunan Pelabuhan Patimban (di Subang, Jabar), pengembangan Blok Masela, diskusi awal mengenai pembangunan jalur kereta api Jakarta-Surabaya, serta pembahasan rencana kerja sama pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan Indonesia.

PM  Jepang Shinzo Abe mengemukakan, negaranya sepakat akan bekerjasama dengan Indonesia, yang merupakan negara muslim terbesar, untuk memerangi terorisme agar dapat terwujud masyarakat di mana generasi mudanya bisa mempunyai harapan.

“Selain itu kami sepakat memperdalam kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan untuk memanfaatkan peranan seperti pertemuan tingkat menteri 2+2 (two plus two),” kata Abe dalam pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo usai pertemuan bilateral.

PM Abe mengatakan, sesama negara maritim, kerja sama di bidang kemaritiman merupakan prioritas yang paling utama.

Ia menegaskan, Jepang akan secara aktif mendorong kerja sama di bidang keamanan laut dan pengembangan di pulau-pulau terpencil di Indonesia melalui forum maritim Indonesia-Jepang yang dibentuk pada bulan Desember yang lalu.

PM Jepang Shinzo Abe beserta istrinya Akie Abe dan rombongan tiba di di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 16.00 WIB, disambut Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Kedatangan PM Jepang Shinzo Abe disambut dengan upacara kenegaraan, ditandai dentuman meriam sebanyak 19 kali.

Dalam pertemuan bilateral itu, Presiden Jokowi  didampingi Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (has)

Baca Juga:
Syarat Pedagang Dapatkan Kios di Pasar Tengah
Dugaan Korupsi Dana Pemeliharaan 5 Jembatan, Kajari: Silakan Lapor
Dewan Sinyalir Banyak Perusahaan Tak Patuhi UMK Kota Pontianak