Langganan SP 2

Oesman Bangga DPD Raih WTP dari BPK

Nasional

Editor Kiwi Dibaca : 377

Oesman Bangga DPD Raih WTP dari BPK
Terima LKPP - Ketua DPD Oesman Sapta menerima Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara didampingi jajarannya di ruang pimpinan DPD, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/5). Laporan keuangan DPD mendapat predikat WTP dari
JAKARTA, SP - Pimpinan DPD RI menerima kunjungan dari Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara serta beberapa anggota BPK RI, di Ruang Delegasi, DPD, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (23/5).

Pimpinan DPD yang hadir dalam pertemuan tertutup sekitar hampir satu jam itu, yakni Ketua DPD Oesman Sapta, Wakil Ketua DPD Nono Sampono, dan Wakil Ketua DPD Darmayanti Lubis.
Usai pertemuan, Wakil Ketua DPD Nono Sampono mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bentuk silaturahmi antara pimpinan BPK dengan DPD. Apalagi, Moermahadi baru saja menjabat sebagai Ketua BPK menggantikan Harry Azhar.

"Ketua BPK datang sebagai pejabat baru, datang sebagai pimpinan lembaga, dan datang kepada pimpinan lembaga lainnya. Itu wajar, kan? Jadi biasanya, ada kunjungan balasan," ujar Nono.

DPD juga meminta dukungan BPK untuk mendorong DPD lebih tertib secara administrasi internal. Usai pertemuan tersebut, BPK akan menyampaikan hasil laporan keuangan DPD.

"Saya juga dengan Pak Ketua berharap BPK ikut mendorong DPD agar melanjutkan upaya tertib administrasi secara internal, dan dilakukan sebaiknya dengan cara-cara preventif. Jangan menunggu kayak pemadam kebakaran. Nah itu kira-kira kesepakatannya," ujar Nono.

Perlu diketahui, DPD RI memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sejak 2006 hingga berlanjut pada 2016, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas pengelolaan keuangan DPD. Itu artinya, DPD tercatat telah 11 kali berturut-turut memperoleh penghargaan tersebut.

Ketua DPD RI Oesman Sapta mengapresiasi hasil pemeriksaan BPK tersebut, dalam Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI. Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara juga turut hadir dalam sidang tersebut.
Oesman Sapta mengatakan, ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa dan harus dipertahankan. Di hadapan Moermahadi, Oso juga berjanji bakal menindaklanjuti rekomendasi yang diajukan BPK terkait hasil ini.

Tidak hanya itu, Oesman juga meminta kepada pihak Sekretariat Jenderal untuk terus menjaga performa bagus ini.
 "Prestasi yang dicapai ini merupakan hal perama kali sejak 12 tahun. Kita juga perlu berikan beberapa catatan bahan perbaikan kedepannya," ujar Oesman, dalam Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI, Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (23/5).

Kemudian Oesman menugaskan Komite 4 untuk menindaklanjuti setiap temuan dari BPK. Menurutnya, prestasi yang diraih DPD ini berkat kerja keras dari semua pihak.

Sekretaris Jenderal DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti keputusan Sidang Paripurna mengenai penyempurnaan Surat Edaran Panitia Urusan Rumah Tangga DPD (SE-PURT DPD RI) Nomor DN. 170/10/DPDRI/IV/2017 yaitu terkait penggunaan dana reses.

"Putusan itu telah memiliki dasar yuridis yang kuat karena SE telah disempurnakan dan diputuskan dalan rapat Panmus," kata Sudarsono. Bahkan SE tersebut sudah ditindaklanjuti pengesahannya pada Sidang Paripurna ke-11 DPD RI pada 8 Mei 2017 yang telah memenuhi kuorum karena dihadiri 72 orang dan izin 49 orang. "Sehingga sah berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ucap Sudarsono. (mrk/ist/loh)