KPK Limpahkan Berkas Setnov ke Pengadilan

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 17

KPK Limpahkan Berkas Setnov ke Pengadilan
Setya Novanto Menggunakan Rompi KPK. Net
JAKARTA, SP - KPK melimpahkan berkas dakwaan Setya Novanto dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu.

Pelimpahan surat dakwaan ketua DPR Setya Novanto dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP-elektronik ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak terburu-buru dan sudah sewajarnya.

"Ini proses biasa saja sebenarnya bukan bagian strategi ini memang kita pikirkan sudah harus dilimpahkan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Irene Putri di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (6/12).

Berkas dakwaan dan berita acara pemeriksaan (BAP) itu berada di dalam enam buku yang dibawa oleh jaksa penuntut umum (JPU) KPK ke PN Jakarta Pusat pada pukul 15.50 WIB.

Berkas perkara bernomor BP-91/23/11/2017 itu, bertuliskan perkara tindak pidana korupsi pengadaan penetapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik) tahun 2011/2012, Kementerian Dalam Negeri. Yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto bersama-sama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong dan Irman selaku Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, dan Sugiharto selaku pejabat pembuat komitmen di Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) 2011/2012, dan kawan-kawan.

Tulisan selanjutnya adalah "Atas nama tersangka Setya Novanto (Ketua DPR) yang melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Pengadilan punya waktu setidaknya 7 hari untuk menentukan tanggal persidangan.

Bila sidang perdana perkara Setnov sudah mulai, artinya praperadilan yang diajukan Setnov ke PN Jakarta Selatan pun gugur demi hukum. Sidang praperadilan Setnov direncanakan pada tanggal 7 Desember 2017. 

JPU KPK hari ini membawa dakwaan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam 6 buku yang bila ditumpuk panjangnya sekitar 1 meter ke pengadilan.

"Karena begini, pelimpahan itu ketika penuntut umum merasa berkas perkaranya yang dilakukan penyidik sudah lengkap, penuntut umum menyatakan berkas perkara sudah lengkap dan penuntut umum sudah menyelesaikan dakwaan dan sekarang kita limpahkan," tambah Irene.

Padahal, Setya Novanto dan pengacaranya sedang mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan dengan sidang perdana praperadilan dijadwalkan pada Kamis (7/12) dengan putusan 7 hari setelahnya. (ant/lis)