Golkar Cabut Dukungan untuk Ridwan Kamil

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 235

Golkar Cabut Dukungan untuk Ridwan Kamil
Ilustrasi. Net
JAKARTA, SP - DPP Partai Golkar mencabut dukungannya bagi Ridwan Kamil di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, lantaran Ridwan dinilai terlampau lama menentukan calon wakil gubernur pasangannya.

"Iya betul. Pertimbangan mencabut dukungan sesuai di dalam surat," ujar Wasekjen DPP Golkar Sarmuji di Jakarta, Minggu (17/12) malam.

Pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil tertuang dalam surat bernomor R-525/GOLKAR/XII/2017 tanggal 17 Desember 2017 yang ditandatangani Ketua Umum Golkar terpilih Airlangga Hartarto dan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa berdasarkan surat bernomor R-485/GOLKAR/X/2017 dan tertanggal 24 Oktober 2017, DPP Golkar telah merekomendasikan Ridwan Kamil berpasangan dengan kader Golkar Daniel Muttaqien di Pilgub Jawa Barat.

Rekomendasi DPP Golkar itu ditindaklanjuti DPD Golkar Jawa Barat dengan memberikan batas waktu bagi Ridwan Kamil hingga 25 November 2017 untuk menetapkan Daniel Muttaqien sebagai pasangannya.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan Ridwan Kamil belum juga menetapkan siapa pasangannya di Pilgub Jawa Barat.

Atas dasar tersebut, DPP Golkar menyatakan, demi menjaga kehormatan, marwah dan kepentingan Partai Golkar di Provinsi Jawa Barat, maka DPP Golkar memutuskan mencabut dukungan bagi Ridwan Kamil.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, Ridwan Kamil tidak melakukan komunikasi dengan pihaknya untuk menentukan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. 

Pihaknya sudah memberi surat pada 23 November tentang hasil rapat pleno untuk mengingatkan Ridwan agar segera menentukan siapa calon wakilnya. DPD Golkar juga sudah memberi batas waktu sampai 25 November, namun Ridwan tetap 'bungkam' bahkan sampai hari ini.

"Agar para kader di grasroots cepat kembali berkonsolidasi, makanya kita bersurat pada 23 November, kader menunggu siapa cawagub, untuk cepat memenangkan pilkada. Sampai hari ini tidak ada komunikasi," kata Iswara di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/12). 

Iswara mengatakan, waktu pendaftaran calon di KPU tinggal 18 hari lagi. Sementara itu dibutuhkan waktu untuk berkomunikasi membangun koalisi partai dan kecocokan pasangan yang diharapkan Golkar.

Iswara mengatakan, pihaknya bakal menyampaikan keputusan untuk mencabut dukungan kepada Ridwan Kamil usai penyelenggaraan munaslub. Sebab, saat penetapan pun dirinya menyampaikan langsung ke Ridwan.

"Tentunya akan kami sampaikan secara langsung kepada beliau setelah munaslub, karena hampir semua pengurus ada di Jakarta," katanya. (ant/ind)