OSO Layat Roy Setiadji Petinggi Lippo Group

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 473

OSO Layat Roy Setiadji Petinggi Lippo Group
MELAYAT - Ketua DPD RI, Oesman Sapta melayat Vice Chairman Lippo Group, Roy Edu Tirtadji yang meninggal di MRCCC Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, Minggu (4/3) sore. (Ist)
JAKARTA, SP – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta melayat teman sejak kecilnya yang sekarang menjadi Vice Chairman Lippo Group, Roy Edu Tirtadji. Roy meninggaldi Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, Minggu (4/3) sore. 

“Roy Tirtadji sahabat saya dari kecil. Dulu tinggal di Jalan Merdeka, Pontianak,” kata Oesman mengucapkan belasungkawa.

Chairman Lippo Group, James Riady juga mengucapkan belasungkawa dan simpati, yang mendalam atas meninggalnya Roy Tirtadji.

“Dia (Roy-Red) pribadi yang hebat dan sangat menakjubkan. Semangatnya selalu positif sampai akhir hayatnya,” kata James. 

James mengungkapkan, Roy bergabung dengan Lippo sejak 1983. Sebelumnya, ia bergabung dengan Citibank. Di bank internasional papan atas itu, Roy termasuk orang Indonesia yang berhasil menempati posisi penting.

“Saya mengingat dengan jelas saat pertama kali dia bergabung. Dia melayani dengan tekun, setia, dan penuh makna selama 35 tahun terakhir, bahkan sampai beberapa minggu terakhir ini,” kata James.

James menyatakan, ia menghormati sosok Roy dan bersyukur kepada Tuhan atas kerja samanya dalam membangun Lippo.

James bersama keluarga besar Lippo Group akan selalu merindukan sosok Roy. “Kami berdoa untuk keluarganya bahwa Tuhan akan memberi kekuatan dan kenyamanan selama masa sulit ini. Tapi, kita tahu bahwa dia telah menjalani kehidupan yang lebih baik bersama dengan Pencipta, Penyelamat, dan Tuhannya. Dia pasti tersenyum di sana sekarang,” tutur James.

Direktur Hubungan Masyarakat Lippo Group, Danang Kemayan Jati, mengatakan Roy memang sudah lama mengidap penyakit kanker. "Betul (meninggal). Beliau sakit kanker sudah lama," tutur Danang. 

Roy bergabung dengan Lippo Group sejak tahun 1983 setelah sebelumnya sempat berkarir di Citibank. Pria kelahiran Jakarta, 1 September 1947, meninggalkan seorang istri, Monica Dewi, lima orang anak, serta empat orang cucu.

Pebisnis sukses ini merupakan tamatan S1 jurusan Teknik Sipil Universitas Indonesia tahun 1968. Kemudian pada tahun 2012, Roy mendapat gelar Doctor in Divinity dari Sheperd University Los Angeles.

Jenazah Roy saat ini masih disemayamkan di rumah duka dan akan dikuburkan Kamis, 9 Maret 2018 nanti di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. "Rencana sementara seperti itu," ujar Danang. (tem/ber1/lis)