Jokowi "Touring" Kendarai Chopperland di Sukabumi

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 392

Jokowi
TOURING - Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor saat mengunjungi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4). Jokowi minta seluruh masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas, sekalipun seorang Presiden. (Setpres)
JAKARTA, SP - Presiden Joko Widodo melakukan "touring" mengendarai sepeda motor Royal Enfield Bullet 350 cc yang dimodifikasi bergaya "chopperland" saat kunjungan ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Yang mendampingi semua klub motor dari Elders, Cleaveland, dari komunitas artis," ujar Jokowi di Kantor Kecamatan Bantar Gadung, Sukabumi, Minggu (8/4).

Seluruh masyarakat tetap harus mematuhi peraturan berlalu lintas, sekalipun seorang Presiden.

"Supaya diketahui kalau kita ingin naik sepeda motor, spionnya harus ada, lampu ada, nomor ada, semua ada. Memang harus komplit," jelas Presiden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan motor yang dikendarainya juga memiliki kelengkapan surat-surat, seperti STNK, BPKB dan surat uji kelayakan.

Jokowi menjelaskan dirinya pernah mencoba mengendarai motor tersebut digarasi dan lingkungan Istana Kepresidenan Bogor.

Presiden mengingatkan agar masyarakat juga harus mengenakan helm dan perlengkapan keselamatan jika ingin mengendarai sepeda motor.

Kepala Negara mengendarai chopperlandnya dari titik awal di Kantor Kecamatan Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi untuk menuju Desa Pasir Suren dan Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhanratu sejauh 30 kilometer.

Agenda kunjungan Presiden pada Minggu adalah untuk meninjau penyerahan gizi makanan bagi ibu hamil dan balita serta meninjau proyek perbaikan irigasi dan tembok penahan tanah.

Presiden Joko Widodo menjelaskan kegiatan mengendarai sepeda motor jarak jauh, atau "touring", menunggang "chopperland" di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bertujuan untuk mengajak masyarakat meninjau secara langsung pelaksanaan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

"Saya ingin mengajak kawan-kawan dari klub-klub motor untuk sama-sama melihat Padat Karya Tunai yang ada di desa-desa," kata Jokowi di.

Menurut Presiden yang "touring" bersama klub motor Elders, Cleveland, dan komunitas artis, dirinya menikmati tantangan menunggangi "si roda dua" yang dimodifikasi dari motor Royal Enfield Bullet 350 cc itu.

"Jalannya juga sangat berkelok-kelok dan ingin sekaligus mengenalkan Pelabuhan Ratu," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi mengungkap dirinya terbiasa mengendarai sepeda motor sejak sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Kepala Negara juga menjelaskan, terakhir mengendarai sepeda motor dengan jarak jauh dilakukan sewaktu kunjungan ke Papua, meninjau pembangunan jalan Trans Papua.

"Sebelum ini di Papua. Trail itu lumayan juga, 10-an kilometer," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden mengingatkan kepada masyarakat untuk mengendarai sepeda motor sesuai dengan tata tertib lalu lintas dan mengenakan perlengkapan keselamatan, seperti helm.

Kepala Negara bersama sejumlah klub motor telah mengendarai roda dua sejauh 30 kilometer dimulai dari Kantor Kecamatan Bantar Gadung Kabupaten Sukabumi menuju Desa Pasir Suren dan Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhanratu.

Jokowi telah mengunjungi Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhan ratu untuk meninjau meninjau proyek perbaikan irigasi, pembangunan kolam retensi, dan tembok penahan tanah longsor.

Proyek Padat Karya Tunai tersebut dibangun memanfaatkan Dana Desa Citarik 2018 senilai total Rp771 juta.

Presiden menjelaskan untuk Provinsi Jawa Barat terdapat 711 titik proyek Padat Karya Tunai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan dana Rp159 miliar. (ant/lis)