KPK Adakan Buka Bersama dengan Pimpinan Instansi

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 4146

KPK Adakan Buka Bersama dengan Pimpinan Instansi
BUKA BERSAMA - Ketua DPD RI, Oesman Sapta bersama dengan Jaksa Agung HM Prasetyo, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, Ketua DPR Bamsoet dan Ketua MK Anwar Usman berfoto bersama. (Ist)
JAKARTA, SP - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan buka bersama dengan sejumlah pimpinan instansi baik kementerian maupun penegak hukum di gedung KPK, Jakarta, Selasa.

"Hari ini, KPK memang mengadakan kegiatan konsolidasi dan silaturahmi dengan sejumlah pimpinan instansi baik kementerian ataupun institusi penegak hukum," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.

Beberapa menteri yang sudah hadir di antaranya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

"Kemarin kan sudah kalau diperiksa, sekarang mau hadiri acara buka puasa sama KPK," kata Idrus saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Senin.

Idrus pada Senin (21/5) telah diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Fayakhun Andriadi dalam kasus suap pembahasan anggaran Bakamla RI di DPR.

Selain itu, hadir juga Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, dan Ketua KPU Arief Budiman.

Selanjutnya juga hadir beberapa politisi antara lain Arteria Dahlan, Arsul Sani, dan TB Soenmandjaja.
Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan bahwa penanganan kasus korupsi di Indonesia tidak bisa berjalan sendiri.

"Tidak ada istilah KPK jalan sendiri, tidak ada Jaksa Agung jalan sendiri, semua bersama sama, dukungan dari wakil rakyat, dukungan dari wakil daerah," kata Prasetyo.

Hal tersebut dikatakannya seusai menghadiri acara buka puasa bersama di gedung KPK yang dihadiri sejumlah pimpinan instansi baik kementerian maupun penegak hukum. "Tentunya dukungan yang tidak bisa kita abaikan dari BPK yang selalu memberikan kita audit untuk penentuan perhitungan kerugian negara," ucap Prasetyo.

Menurut dia, semua pihak yang terlibat dalam penanganan akan bersikap sama, tegas, dan keras dalam menindak korupsi apapun yang terjadi di negeri ini.

"Tadi disampaikan Pak Ketua KPK bahwa apa yang kita lakukan untuk meningkatkan koordinasi meningkatkan silaturahim untuk mempercair hubungan kerja sama sehingga diharapkan tadi pesan moralnya acara malam ini pun bersihkan hati jaga negeri lawan korupsi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan bahwa tujuan diadakannya acara buka bersama itu mempererat silaturahmi antar pemangku kepentingan.

"Tujuannya satu memang untuk mempererat silaturahim mudah-mudahan kalau silaturahimnya sudah erat kan, kerja itu kemudian lebih mudah untuk bekerja sama bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera," ucap Agus. (ant/lis)