Banyak Konten Negatif, Keminfo Blokir Aplikasi Tik Tok

Nasional

Editor Indra W Dibaca : 1395

Banyak Konten Negatif, Keminfo Blokir Aplikasi Tik Tok
Aplikasi Tik Tok di Google Play Store. (Ist)
JAKARTA, SP – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menegaskan pihaknya telah memblokir aplikasi Tik Tok. Aplikasi yang sedang populer di kalangan anak muda itu diblokir Selasa (3/7) siang.

"Banyak konten yang negatif, terutama bagi anak-anak," ujar menteri yang akrab disapa Chief RA.

Saat memutuskan akan memblokir Tik Tok, Rudiantara mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian PPA dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Dijelaskan oleh Menkominfo, total ada delapan nama Domain Name System (DNS) terkait Tik Tok yang telah diblokir oleh Kominfo sejak Selasa siang.

Selain terdapat ribuan laporan dari masyarakat yang diterima oleh Kominfo, sebuah petisi yang viral juga menjadi salah satu pendorong diblokirnya platform tersebut. Laman change.org memuat sebuah petisi yang berisi permohonan kepada Menkominfo Rudiantara agar memblokir aplikasi Tik Tok.

Agustiawan Imron, pembuat petisi berjudul 'Blokir Aplikasi Tik Tok', mengatakan platform yang sedang populer ini bisa menimbulkan masalah bagi banyak orang.

"Semakin lama, aplikasi tiktok lebih terlihat sebagai aplikasi untuk menyalurkan kebodohan banyak kalangan. Contohnya: Video tiktok anak-anak yang joget (maaf) dan bahkan sampai ke video pornografi.

Bahkan yang terbaru adalah tiktok menjadikan sholat/ibadah sebagai alat hiburan," tulisnya dalam penjelasan petisi tersebut. (det/bls)