Jokowi Resmikan “Kebun Angin” Berbuah Listrik di Sidrap

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 1419

Jokowi Resmikan “Kebun Angin” Berbuah Listrik di Sidrap
RESMIKAN – Presiden Jokowi meresmikan PLTB Sidenreng Rappang di Sulawesi Selatan didampingi Menteri ESDM, Menteri BUMN, Menteri Sekretaris Negara, Direktur Utama PT PLN (Persero), Plt Gubernur Sulawesi Selatan, dan Bupati Sidenreng, Senin (2/7). (Ist)
SIDENRENG RAPPANG, SP - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap) berkapasitas 75 Megawatt (MW) di Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (2/7). PLTB Sidrap I merupakan pembangkit bertenaga angin skala komersial pertama dan terbesar di Indonesia. 

“Saya merasa seperti di Belanda, seperti di Eropa, tapi kita di Sidrap. Dengan peresmian PLTB pertama di Kabupaten Sidrap ini, komitmen 23 persen Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di tahun 2025 akan dapat terwujud,” ujar Presiden Jokowi.

Tak hanya di Sidrap, PLTB serupa juga sudah dikerjakan dengan progres 80 persen di PLTB Kabupaten Jeneponto. Menyusul kemudian di Kabupaten Tanah Laut  dan Kabupaten Sukabumi. Jokowi optimis target bauran pembangkit EBT dapat tercapai, mengingat Indonesia memiliki potensi lain yang cukup besar seperti panas bumi, energi surya dan air. 

“Untuk panas bumi kita memiliki potensi sebanyak 29.000 MW dan baru dikerjakan 2.000 (MW), lalu kita memiliki PLT Surya, PLTA yang saya kira potensinya juga sangat besar. Oleh sebab itu ke depan, berdasar target yang kita berikan yaitu 23 persen di tahun 2025 diharap bisa kita selesaikan,” pungkas Presiden.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan melaporkan, penyelesaian pembangunan proyek PLTB Sidrap I dilakukan dalam waktu 2,5 tahun (Agustus 2015 s.d. Maret 2018). Sebanyak 30 kincir angin masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 MW dan telah beroperasi akhir Maret 2018. PLTB Sidrap I dapat mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 Volt Ampere (VA). 

Bersama PLTB Sidrap I, Presiden Jokowi juga meresmikan dua proyek infrastruktur ketenagalistrikan dan tiga groundbreaking proyek ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi lainnya. Pembangkit yang diresmikan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya berkapasitas 2x100 MW di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan dan PLTU Independent Power Producer (IPP) Jeneponto Ekspansi berkapasitas 2x135 MW di lokasi sama.

Sementara groundbreaking ketenagalistrikan meliputi PLTU Sulsel Barru 2 di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan berkapasitas 100 MW; Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai , Provinsi Sulawesi Tengah berkapasitas 40 MW, dan; PLTB Tolo, Jeneponto di Kampung LengkeLengkese Kecamatan Binamu, Kab. Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan berkapasitas 72 MW. 

Seluruh proyek infrastruktur ketenagalistrikan berkapasitas total 757 MW yang diresmikan, memiliki nilai investasi sebesar 1,17 Miliar USD serta menyerap tenaga kerja sebanyak 4.480 orang selama masa konstruksi hingga tahap operasi. (ril/bls)