Presiden dan OSO Turut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 795

Presiden dan OSO Turut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
REKOR POCO POCO - Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD RI Oesman Sapta, Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla menghadiri kegiatan pemecahan Guinness World Records tari Poco-Poco di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/8) p
JAKARTA, SP - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD RI Oesman Sapta, ibu Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla menghadiri kegiatan pemecahan rekor dunia Guinness World Records tari Poco-Poco di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/8) pagi. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo sebagai Pembina OASE Kabinet Kerja tersebut, digelar bersama 65 ribu peserta, yang terdiri dari anggota TNI, Polri, kementerian dan lembaga, pelajar, perwakilan lintas agama, hingga masyarakat.

Presiden dan Iriana juga turut tergabung dalam regu penari dan ikut menari Poco-Poco, bersama para peserta yang tersebar dari Lapangan Silang Monas hingga Semanggi.

Tak lupa, Kepala Negara juga memberikan semangat kepada para peserta sebelum kegiatan dimulai. "Selamat berpoco-poco, semoga kita semuanya sehat, rakyat kita sehat, negara kita kuat," ujar Presiden Joko Widodo.

Sebelum pemecahan rekor dilakukan, Presiden dan Ibu Iriana bersama para peserta terlebih dahulu melakukan prosesi gladi bersih sebagai salah satu syarat yang diajukan oleh Guinness World Records.

Tepat pukul 06.46 WIB, pemecahan rekor dunia tari Poco-Poco dimulai dan ditandai dengan penekan tombol sirine yang dilakukan bersama-sama di antaranya oleh Iriana Joko Widodo, Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, serta Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

Pemecahan rekor yang dipelopori Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) tersebut juga digelar dalam rangka mempromosikan Asian Games dan Asian Paragames 2018.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam sambutannya juga menyatakan bahwa pemecahan rekor tersebut diharapkan mampu menjadikan Poco-Poco sebagai warisan budaya milik Indonesia yang telah mendunia.

"Pemecahan rekor dunia Poco-Poco ini diharapkan menggerakkan tradisi dan budaya Indonesia untuk dinikmati dan dipelajari oleh seluruh masyarakat dunia. Juga mengajak seluruh anak bangsa untuk terus mencintai dan melestarikan nilai luhur, tradisi, dan keagungan yang telah dilakukan oleh para pendiri bangsa ini," ujar Imam Nahrawi.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Seolah tak mau ketinggalan, sebanyak 30 warga binaan Rutan Kelas IIB Sanggau, ikut berpartisipasi dalam pemecahan rekor dunia senam poco-poco. Warga binaan ikut dalam senam poco-poco yang digelar di dalam Rutan Sanggau itu.

Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau,  Isnawan mengatakan, sedikitnya 30 orang warga binaan ikut dalam senam poco-poco tersebut. “Warga binaan yang ikut ini merupakan hasil seleksi. Sebagai instruktur senam kami berdayakan petugas Rutan,” katanya usai senam poco-poco, Minggu (5/8).

Isnawan menyebut, selain diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-73 Republik Indonesia, pemecahan rekor dunia ini juga untuk memeriahkan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, yang akan resmi dibuka pada 18 Agustus mendatang.

“Senam poco-poco digelar tadi pagi sekitar pukul 06.30 wib. Ini dalam rangka pemecahan rekor dunia,” ujarnya.

Senam poco-poco ini atas perintah Menteri Kumham, Yasonna Laoly dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan dilaksanakan serentak di Rutan dan Lapas se-Indonesia. “Maka, hari ini seluruh warga binaan pemasyarakatan Rutan dan Lapas ikut berpartisipasi,” jelas Isnawan.

Ia menambahkan, senam poco-poco yang digelar di Jakarta dibuka langsung Presiden, Joko Widodo dan Wapres, Jusuf Kalla di lapangan Monas. “{Kami berharap debgan ikut pemecahan rekor dunia, warga binaan pemasyarakatan Rutan Sanggau menjadi bagian masyarakat umum yang tidak terpisahkan,” pungkas Isnawan. (jul/ril/lis)