Kemenhub Investigasi Lion Air Senggol Tiang Bandara Fatmawati

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 227

Kemenhub Investigasi Lion Air Senggol Tiang Bandara Fatmawati
Jakarta, SP – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan akan melakukan investigasi insiden pesawat Lion Air yang menyenggol tiang koordinat pesawat di Bandara Fatmawati, Bengkulu.  

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M Pramintohadi Sukarno mengatakan, investigasi akan dilakukan oleh Inspektur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Inspektur Bandar Udara dan Inspektur Navigasi Penerbangan, untuk melihat penyebab kejadian dan langkah tindak lanjut yang tepat.  

“Kami telah menerima laporan awal dari Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu bahwa sayap pesawat Lion Air JT-633 yang akan berangkat dari Bandara Fatmawati Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta menyenggol tiang parking stand 3 yang berada di depan Gedung VIP Bandara tersebut, sehingga sayap pesawat sebelah kiri mengalami kerusakan,” kata Pramintohadi dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (8/11).  

Dirjen Perhubungan Udara juga menginstruksikan kepada Kepala Bandra Fatmawati agar memastikan maskapai penerbangan memenuhi kewajiban memberikan kompensasi atas keterlambatan penerbangan kepada penumpang.  

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY yang semestinya lepas landas pukul 18.20 WIB, dari Bengkulu dibatalkankan keberangkatannya.  

Kronologi kejadian adalah, sekitar pukul 17.50 WIB, para penumpang mulai memasuki pesawat. Setelah dipastikan seluruh penumpang boarding, pesawat tersebut taxi out dari parkiran bandara menuju runway untuk take off.  

Namun, saat ingin keluar dari parkiran 3, terdapat salah satu pesawat yang sedang parkir tepatnya di depan gerbang VIP room. Di mana di lokasi tersebut terdapat tiang titik kordinat, sehingga saat melintasi areal tersebut bagian sayap menyenggol tiang koordinat.  

Akibatnya, tiang koordinat roboh. Begitu juga dengan bagian sayap sebelah kiri pesawat robek dengan ukuran cukup besar. Dampaknya, ratusan penumpang dengan jadwal penerbangan pukul 18.20 WIB tersebut ditunda keberangkatannya.  

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyatakan, penerbangan JT-633 mengangkut 7 kru pesawat dan 143 penumpang telah diberangkatkan menggunakan pesawat registrasi PK-LHM dengan kru yang berbeda.  

Pesawat mengudara pukul 22.48 WIB dari Bandara Fatmawati, Bengkulu dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 23.50 WIB, Rabu (7/11). (*)