Lion Air Bantah Insiden Senggol Tiang di Bandara Bengkulu Kesalahan Maskapai

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 275

Lion Air Bantah Insiden Senggol Tiang di Bandara Bengkulu Kesalahan Maskapai
Bengkulu, SP - Lion Air Grup mengklarifikasi insiden pesawat JT 633 menyenggol tiang koordinat di Bandara Fatmawati, Bengkulu bukan kesalahan maskapai penerbangan atau pilot.  

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pergerakan pesawat dari landas parkir ke landas hubung (taxiway) di Bandara Fatmawati harus dipandu petugas. Petugas yang dimaksud adalah unit Aircraft Movement Control (AMC) yang merupakan personel pengelola bandar udara.  

Menurut Danang Prihantoro, penerbangan JT-633 dengan registrasi pesawat PK-LGY, dalam pergerakannya telah mengikuti panduan serta petunjuk dari personel Aircraft Movement Control (AMC) tersebut. Namun pada saat terjadi pergerakan, lekukan ujung sayap menyenggol tiang koordinat.  

“Kami telah menerima dokumen berupa surat pernyataan dari personel AMC yang bertugas memandu pesawat tersebut. Isinya berupa permohonan maaf atas terjadinya insiden dimaksud,” kata Danang Prihantoro melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Kamis (8/11).  

Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-633 jurusan Bengkulu-Jakarta batal berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (7/10) malam. Sayap pesawat rusak setelah menabrak tiang lampu koordinat di Bandara Fatmawati, Bengkulu.

Pesawat yang mengangkut 7 kru dan 143 penumpang tersebut semula dijadwalkan berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta, pada pukul 18.20 WIB. Namun, karena sayap pesawat mengalami kerusakan, penerbangan ditunda.  

Penumpang kemudian diberangkatkan menggunakan pesawat registrasi PK-LHM dengan kru yang berbeda. Pesawat mengudara pukul 22.48 WIB dari Bandara Fatmawati, Bengkulu dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 23.50 WIB, Rabu (7/11). (*)